- Alat Berat Masuk Diam-diam, Kebun Petani di Sungai Raya Hancur dan Konflik Meledak
- Hadir di Tengah Masyarakat, Polsek Batang Cenaku Dukung Kesejahteraan Petani
- Gerak Cepat Polsek Merbau Tiga Pencuri Serang Walet Dibekuk Hanya Dalam Hitungan Jam
- Tragis, Seorang Ibu di Meranti Ditemukan Meninggal di Tangki Air Bawah Tanah
- Mahasiswa Pendidikan Biologi UNRI Gelar Pekan Penghijauan XXXV untuk Rehabilitasi Sungai Kampar
- Prestasi Internasional: Rafif Adinata Ramadhan Masuk NUS, Inspirasi Pelajar Indonesia
- Rombongan Harmoni Kasih Rayakan Silaturahim Lewat Wisata Budaya Siak
- Siak, Wajah Budaya Melayu Indonesia, Harus Dimanfaatkan untuk Ekonomi Kreatif
- Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pengecekan Lahan Jagung
- Ketua Yasrah Buka Suara Soal Kritik Mahasiswa terhadap Pembangunan Unilak
Iwan Fals soal Mahfud Ucap Boleh Langgar Konstitusi: Seru Nih

iwan fals(suara.com)
Vokalonline.com -Dilansir dari CNN Indonesia -- Iwan Fals ikut mengomentari pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, yang menyatakan aturan boleh dilanggar jika menghambat upaya penyelamatan rakyat.
Musisi legendaris itu melontarkan komentarnya melalui unggahan di Twitter. Dalam unggahan itu, Iwan melampirkan tangkapan layar pemberitaan soal Mahfud.
"Waaah, seru niii. Jadi inget Si Pitung atau Jaka Sembung," tulis Iwan Fals di kolom keterangan pada Kamis (18/3).
Cuitan tersebut mengundang banyak komentar dari warganet yang membandingkan sikap kepahlawanan Si Pitung dan Jaka Sembung dengan pejabat saat ini.
"Bang, kalau Si Pitung dan Jaka Sembung itu bener-bener bela rakyat kecil dan lemah dibantunya sampai rela melawan penjajah. Kalo sekarang, bang, boro-boro. BPJS dinaikkan, BBM dinaikkan, pajak dikeruk, kalau bisa sampai ke akar-akarnya. Buktinya tidak bisa mereka lawan...Konstitusinya," tulis salah satu netizen.
"Apakah Robin Hood dan Si Pitung bakal muncul setelah membaca ini?" timpal pengguna akun lain.
Mahfud menyampaikan pernyataan dalam pemberitaan itu saat silaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkomindo) dan tokoh masyarakat di Markas Kodam V/Brawijaya, Surabaya, pada Rabu (17/3).
Berkaitan dengan penanganan Covid-19, Mahfud MD mengatakan bahwa aturan boleh dilanggar jika menghambat upaya penyelamatan rakyat.
Mahfud melandaskan pandangan itu pada adagium hukum yang pernah dilontarkan filsuf berkebangsaan Italia, Cicero, yang berbunyi 'Salus Populi Suprema Lex Esto' atau keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.
"Keselamatan rakyat hukum tertinggi. Kalau kamu ingin menyelamatkan rakyat, boleh kamu melanggar konstitusi, bahkan itu ekstremnya," kata Mahfud.
Menurutnya, prinsip itulah yang dipegang pemerintah untuk melaksanakan program vaksinasi massal Covid-19. Mahfud mengatakan bahwa vaksinasi itu bertujuan untuk menekan kasus positif dan memulihkan ekonomi nasional dengan cepat.
"Inilah yang sekarang dilakukan. Menurut hukum, kita anggaran sekian-sekian untuk ini. Sekarang tidak. Kita ingin menyelamatkan rakyat," ucapnya.
(nly/has)
Berita Terkait :
- Afgan Kolaborasi dengan Jackson Wang di Lagu M.I.A0
- Sharon Osbourne Dituding Rasis di The Talk0
- Sidang Perdana Gugat Cerai Tunggu Kehadiran Aa Gym0
_Black11.png)









