- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Jalan Lintas Bagan - Sinaboi Kini Penuh Lobang,Bisa Dijuluki Jalan 1001 Lobang

Bagansiapiapi, VokalOnline.Com - Jalan lintas poros Bagansiapiapi dengan Sinaboi,Rokan Hilir kini kondisinya dalam keadaan rusak.
Pagi Selasa (3/9/2024) saat melalui jalan ini kondisinya penuh lobang digenangi air karena hujan.
Dan berbahaya bagi kenderaan roda dua dan roda empat .
Jika tidak berhati-hati akan terperosok ke lobang tersebut.
Jika Rohil dijuluki negeri seribu kubah,maka lobang di jalan lintas ini boleh juga diistilahkan 1001 (seribu satu) lobang.
Jalan Poros yang rusak ini mulai dari Kepenghuluan Parit Aman,Serusa (Kecamatan Bangko) ke perbatasan Kepenghuluan Sungai Nyamok,Raja Bejamu,Sungai Bakau,Kecamatan Sinaboi.
Rusaknya jalan ini dikeluhkan warga karena membahayakan kenderaan roda dua,dan roda empat atau angkutan umum tujuan Sinaboi-Bagansiapiapi.
Ada dibeberapa titik yang rusak berlobang sebenarnya telah ditimbun okas (batu-pasir).
Ada juga yang sudah diperbaiki dengan timbunan aspal,tampal sulam pada titik-titik yang rusak.
" Ada ditampal sulam,ada ditimbun okas (batu pecahan), kapan selesainya pekerjaan ini dengan sempurna, " Sebut warga,namun enggan dipublikasi.
" Diberitakan,katanya mulut ember,warga menanyakan kapan siapnya, banyak libur dari bekerjanya, " Keluh warga.
" Bagi kami pekebun, peladang berharap jalan ini mulus,bagus,biar kami mudah membawa hasil panen dijual, "Aku warga ini.
" Jika jalan rusak,maka sulit kami untuk membawa hasil panen keluar, dampaknya hasil ekonomi kami merosot," Ucap Muklis (43) warga setempat.
Bukan petani dan pekebun saja yang mengeluhkan jalan rusak ini juga para nelayan disini,akibat jalan rusak harga ikan, udang dan hasil laut lainya turun.
Hal ini disebabkan pemborong ikan dari luar Sinaboi merasakan tingginya biasa operasional disebabkan jalan rusak. (Hy)
Berita Terkait :
_Black11.png)









