Jalan Samping Gudang Rutin Bangunan Rusak Parah
Warga Kesal Karena Pengusaha Tak Peduli # Diduga Gudang tak Kantongi Izin Lengkap

Publisher Syafira Lacitra Amanda Riau
01 Mei 2023, 08:03:56 WIB
Jalan Samping Gudang Rutin Bangunan Rusak Parah

Sejumlah Kendaraan bertonase Besar berlalu lalang keluar masuk gudang dijalan yang terlihat makin rusak parah. Foto diambil Sabtu (29/04/2023).


PEKANBARU, VokalOnline.Com-  Warga Jalan Melati Gang Jalan Kayu Jati Jabon Kelurahan Bina Widya, Kecamatan Bina Widya Panam, Pekanbaru, kini meradang. Bahkan kekesalan warga membuncah, setelah kondisi jalan tempat mereka keluar masuk ke pemukiman, rusak parah. 

Ironisnya, meski jalan tersebut berada di samping Gudang Rutin Bangunan, namun pemilik gudang tampaknya tak respon dengan kerusakan jalan tersebut. Diketahui, jalan tersebut penuh lubang seperti kubangan, apalagi musim hujan seperti kolam kolam kecil, penuh pecahan batu. 

Kondisi ini terjadi, karena truk-truk pengangkut material gudang dengan tonase tinggi, melewati jalan tanah berkerikil sepanjang 180 meter tersebut. Sekadar gambaran, Gudang Rutin Bangunan menyimpan material besi, semen, triplek, keramik dan bahan bangunan lainnya. 

Pemiliknya warga Tionghoa berinisial ED. Diduga Gudang Rutin Bangunan tersebut belum mengantongi izin lengkap, sesuai yang diamanahkan peraturan yang berlaku. Bahkan beberapa waktu lalu Gudang Rutin Bangunan tersebut pernah dirazia Komisi II DPRD Pekanbaru, karena tak mengantongi izin resmi yang lengkap. 

"Rusak ini sudah lama, tapi tak kunjung diperbaiki. Padahal Pengusaha Gudang material bangunan itu memanfaatkan akses jalan tersebut. Tapi dia terkesan cuek tidak peduli dengan kondisi jalan," kata Rahman, warga sekitar Gudang Rutin Bangunan, Minggu (30/4/2023). 

Rahman dan warga lainnya mengaku kecewa. Sebab, janji pengusaha gudang untuk memperhatikan akses jalan ke perumahan itu, hanya janji belaka dan dinilai bohong dalam merespon keluhan masyarakat. 

Kondisi jalan rusak parah tersebut sudah lama dikeluhkan masyarakat hingga kini tak kunjung diperbaiki. 

"Bagaimana tidak, truk bertonase besar, seperti tronton yang mengangkut bahan bahan material bangunan ke gudang tersebut kerap berlalu lalang. Akibatnya, jalan yang stukturnya pengerasan krikil dan tanah tersebut hancur. Banyak yang jadi korban  juga disana. Tapi ya bagaimana lagi. Kita berharap pemilik gudang pedulilah," tambahnya. 

Pantuan Vokalonline.com, kondisi jalan rusak di Jalan Melati Gang Kayu Jati Jabon  ini cukup parah. Seluruh badan jalan hancur. Tidak tersisa ada badan jalan yang layak untuk dilewati kendaraan. Bahkan pecahan batu penutup lubang dengan ukuran besar besar itu kerap mengganjal ban kendaraan yang melintas di jalan itu. 

Titik kerusakan terparah ada di depan gudang material bangunan, dengan panjang jalan sekitar 180 meter. 

"Sudah lama ini, tapi tak ada diperbaiki, warga sudah lama mengeluh. Jalan ini kan cukup padat, jadi kalau truk tronton mengantri mebawa bahan bangunan ke dalam gudang, akibatnya warga yang melitas dengan kendaraan jadi terhalang juga, belum lagi lubang lubang jalan berlumpur." ujar Joni warga lain menimpali. 

Warga berharap, selain Pemerintah Daerah bisa turun dan melihat langsung ke lapangan, pengusaha atau pemilik gudang Rutin Bangunan ini harus peduli juga dengan kondisi jalan tersebut. 

"Kondisi jalan ini memang sudah lama di keluhan warga. Namun tak kunjung diperbaiki. Pemilik gudang ini juga terkesan cuek, padahal jalan ini sangat dimanfaatkan oleh mereka, untuk akses jalan dan satu satunya akses untuk bongkar muat barang material,"kesal warga perumahan lainnya yang tinggal dibelakang gudang tersebut. 

Warga berharap, setidaknya pemilik gudang ini melakukan perbaikan, karena jalan itu merupakan akses jalan warga perumahan , bukan akses khusus untuk gudang Rutin Bangunan semata. 

"Jalan itu jangan hanya dimanfaatkan pemilik gudang sebagai bisnis mereka saja, namun dibantulah untuk di perbaiki,"kesal warga lagi.(jek)

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment