- Dukung Program MBG, SPPG Pematang Reba 02 Ikuti Peresmian Serentak 980 SPPG
- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
- Cegah Kabut Asap Makin Tebal Polsek Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat
- Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
- DPRD Meranti Panggil Sejumlah OPD, Bahas Persoalan Pergaulan Remaja dan Perlindungan Anak
- Siompu Kampar Riau Tampilkan Parade Manjujuong Dulang dan Baju Bakuduong
- H. Ian Machyar Terpilih Aklamasi sebagai Ketua BPC Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
Jokowi Kembali Blusukan ke Pasar usai Tutup KTT G20

Jakarta, VokalOnline.Com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) blusukan meninjau dan membagikan bantuan kepada masyarakat dan pedagang di Pasar Badung, Kota Denpasar, Bali, Kamis (17/11) pagi.
Kegiatan itu ia lakukan usai secara resmi menutup KTT G20 di Nusa Dua dan menyerahkan tongkat estafet presidensi ke India.
Dilaporkan Antara, Jokowi tiba sekitar pukul 08.47 WITA. Ia disambut ratusan masyarakat yang sudah berbaris menanti di depan pintu pasar terbesar di Pulau Dewata tersebut.
Ia menyempatkan diri untuk menyapa warga sekitar. Setelah itu, ia masuk ke dalam pasar dan berdialog dengan para pedagang.
Dalam keterangan persnya usai meninjau pasar, Jokowi menyampaikan kegiatannya meninjau Pasar Badung untuk mengecek harga-harga barang.
"Perlu saya sampaikan pada pagi hari ini setelah acara G20, saya ke Pasar Badung untuk seperti biasanya, saya ingin melihat harga-harga barang, kemudian inflasi. Itu penting dalam hal kita membuat policy dari keadaan-keadaan yang ada di pasar," ujarnya.
Jokowi mengaku selalu menyempatkan diri untuk blusukan ke pasar di setiap kunjungannya ke daerah. Hal itu dilakukan untuk mengecek langsung harga-harga yang dilaporkan kepadanya.
"Setiap pagi saya sarapan pagi dengan angka-angka makro dan mikro ekonomi, dan saya selalu mengecek secara langsung ke pasar. Saya bicara langsung dengan masyarakat," ujarnya.**syafira
Berita Terkait :
- Biden Disebut Akui Rudal Ukraina yang Hantam Polandia0
- Harga Emas Bisa Tembus Rp1 juta per Gram Akhir Tahun0
- Isi Bocoran Pembicaraan yang Diduga Bikin Xi Marah ke Trudeau di Bali0
- Harga Kripto Kompak Kebakaran0
- Anies Ini Bukan Soal Anies Tapi Masa Depan Indonesia0
_Black11.png)








