- Jalan Sungai Rawa Hancur, Warga Jadi Korban Truk ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
- Bupati Bengkalis Menyambut 485 Mahasiswa Peserta Kukerta
- Lacak Kamtibmas Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Libatkan 64 Tim Peserta
- Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu di Kempas
- Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
- Polda Riau Nilai Kampung Bebas Narkoba di Tembilahan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
- Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Rayakan dengan Putaran Gasing dan Tawa Warga
- Aspirasi Guru Inhu Terkait Libur Semester Direspons Baik Pemerintah Daerah
- Kisah Kasih Bhayangkara ke-80 di Aula Polres Inhil
- 200 Karateka Inkanas Pekanbaru Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kyu Semester I 2026
Isi Bocoran Pembicaraan yang Diduga Bikin Xi Marah ke Trudeau di Bali

VokalOnline.Com-- Presiden China, Xi Jinping, terekam kamera ketika menumpahkan emosinya kepada Justin Trudeau karena pembicaraannya dalam pertemuan tertutup dengan sang PM Kanada di sela KTT G20 Bali bocor ke media.
Xi tak menjabarkan lebih lanjut pembicaraan mana yang ia maksud. Namun, video interaksi itu tersebar tak lama setelah sejumlah media mengutip pernyataan seorang sumber pemerintahan Kanada.
Sumber itu mengungkap sejumlah isi perbincangan Trudeau dengan Xi di sela KTT G20 Bali pada Selasa (15/11) lalu.
Sebagaimana dilansir Reuters, sumber itu membeberkan bahwa dalam pertemuan itu, Trudeau menyampaikan "kekhawatiran serius" atas dugaan "campur tangan" China di Kanada.
"Campur tangan" itu diduga merujuk pada laporan media yang mengungkap pengakuan intelijen Kanada. Intelijen itu mengaku curiga Negeri Tirai bambu mencampuri pemilu 2019 di Kanada.
Selain itu, muncul pula laporan seorang pegawai di produsen listrik terbesar di Kanada ditahan pada awal pekan ini karena tuduhan berupaya mencuri rahasia perdagangan untuk diberikan ke China.
Hingga kini, Xi mau pun pemerintah China tak mengungkap pembicaraan dalam pertemuan tertutup tersebut
Trudeau sendiri menegaskan bahwa pemerintah Kanada tak pernah merilis secara resmi hasil pertemuannya dengan Xi. Meski demikian, Trudeau mengonfirmasi pertemuan itu memang terjadi.
"Kanada mempercayai warga negaranya dengan informasi mengenai perbincangan yang kami lakukan atas nama mereka sebagai pemerintah," ujar Trudeau, seperti dikutip Reuters.
Trudeau mengakui tak semua perbincangan dengan kepala negara lainnya akan mudah. Ia pun menyinggung bahwa "sistem" di China dan Kanada memang berbeda
"Tak selalu ada keterbukaan yang sama, seperti yang bisa dan harus dimiliki oleh seorang pemimpin demokratis," katanya.**Syafira
Berita Terkait :
- Harga Kripto Kompak Kebakaran0
- Deklarasi G20 Disahkan, Kompak Desak Rusia Angkat Kaki dari Ukraina0
- Erdogan soal Rudal Hantam Polandia: Hormati Rusia, Perlu Investigasi0
- G7-NATO Kutuk Serangan Biadab Rudal Rusia ke Ukraina saat KTT G200
- Roket SLS Artemis 1 NASA Terbang ke Angkasa Malam ini0
_Black11.png)









