- Aksi Panen Ilegal Nasrun Sitepu dan Kani di Kebun Agrinas Berlanjut, Perusahaan Kembali Tempuh Jalur
- Dr. Karmila Sari Dorong Mahasiswa Unilak Siap Hadapi Dunia Kerja Lewat Workshop Bina Talenta
- Salsa Kuratori Pameran "Rantau", 70 Karya Mahasiswa Fotografi ISI Padang Panjang Dipamerkan
- JMSI Riau Gelar Seminar Sawit Berkelanjutan, Dorong Tata Kelola yang Berkeadilan
- Musprov FAJI Riau Tetapkan Erfan Panca Putra sebagai Ketua Baru
- Dinas PMD Meranti Lakukan Pendampingan 12 Desa Akan Bertarung di Pilkades Oktober Mendatang
- Polri Dukung Program Desa Bebas Api, Wakapolres Meranti Hadiri Penandatanganan MoU
- BOR 2026 Resmi Dibuka, Semangat Sportivitas dan Kebersamaan Semarakkan RGECC
- Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan Paket Bansos
Jokowi Titik Terdampak Gempa Banyak Butuh Waktu Distribusi Bantuan

VokalOnline.Com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan butuh waktu untuk mendistribusikan bantuan kepada para korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Ia mengaku mendapat keluhan bantuan belum merata.
"Tadi ada juga keluhan belum dapat bantuan, karena titiknya banyak. sehingga butuh waktu untuk mendistribusikannya," kata Jokowi di RSUD Sayang, Kamis (24/11).
Selain distribusi bantuan, Jokowi menyebut tim SAR gabungan juga kesulitan melakukan evakuasi korban lantaran lokasi yang terdampak gempa magnitudo 5,6 itu terlampau banyak.
Jokowi mengatakan jalan yang ditempuh untuk menuju lokasi terdampak cukup berliku.
"Kenapa hari Selasa pagi saya sampaikan gunakan heli kalau diperlukan karena titiknya terlalu banyak medianya juga naik turun gunung yang tidak mudah dan evakuasi tadi yang ada 39 yang belum ditemukan," katanya.
"Tadi juga kenapa enggak mulai-mulai karena berhitung tanahnya gampang longsor kalau darurat hujan juga berbahaya tapi tetap saya sampaikan dimulai," ujarnya menambahkan.
Ia juga menginstruksikan agar proses evakuasi terus dijalankan agar nantinya, pemerintah bisa berkonsentrasi ke tahap rehabilitasi.
"Tadi juga saya sudah perintahkan untuk segera dimulai sebelum datangnya hujan moga-moga nanti semuanya bisa segera tertangani kemudian kita bisa konsentrasi ke rehabilitasi kembali karena ini kelihatannya gempanya sudah agak mereda," ujar Jokowi.
Jokowi untuk kedua kalinya menyambangi RSUD Sayang Cianjur usai gempa mengguncang pada Senin 21 November lalu. Kedatangannya itu untuk meninjau kembali proses perawatan korban gempa Cianjur apakah perawatan di sini tertangani dengan baik
Pada kedatangan keduanya, ia didampingi oleh Menteri Pertahanan Prabowo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Mensos Tri Rismaharini, hingga Wagub Jabar UU Ruzhanul Umum.**syafira
Berita Terkait :
- Toyota Land Cruiser Pelat RFQ Tabrak 9 Motor di Jakut0
- Sambo Utus ART Panggil Kasat Reskrim Polres Jaksel Usai Yosua Tewas0
- 400 Ribu Tenaga Kesehatan Tak Dapat Formasi di Seleksi PPPK Tahun Ini0
- 70 Rudal Rusia Bombardir Ukraina dalam Sehari, Zelensky Desak PBB0
- Kompolnas Akan Klarifikasi Polri soal Dugaan Suap Tambang Kabareskrim0
_Black11.png)









