- Kapolres Inhil: Penanganan Karhutla Harus Cepat dan Bersama-Sama
- Pelatihan Jurnalistik Digital, Koneksi Tingkatkan Kompetensi di Era Media Digital
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Resmi Dibuka, 1.050 Karateka Siap Bertanding
- Karmila Sari Buka Pelatihan Massal Kuliner, UMKM Diminta Terus Berinovasi
- BPP KAPMI Resmikan Kantor Baru di Menteng, Kukuhkan Tiga Tokoh Nasional sebagai Pembina
- Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Perbaiki Jalan Desa
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Perebutkan Piala Plt Gubernur, Dibuka Sabtu Besok
- Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
- Rekor Berlanjut: MAN 1 Pekanbaru Jadi Penyumbang Peserta OSN Nasional Terbanyak dari Riau
- Pemko Pekanbaru Perjuangkan Hibah Aset Pemerintah Pusat Jadi Barang Milik Daerah
Jokowi Titik Terdampak Gempa Banyak Butuh Waktu Distribusi Bantuan

VokalOnline.Com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan butuh waktu untuk mendistribusikan bantuan kepada para korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Ia mengaku mendapat keluhan bantuan belum merata.
"Tadi ada juga keluhan belum dapat bantuan, karena titiknya banyak. sehingga butuh waktu untuk mendistribusikannya," kata Jokowi di RSUD Sayang, Kamis (24/11).
Selain distribusi bantuan, Jokowi menyebut tim SAR gabungan juga kesulitan melakukan evakuasi korban lantaran lokasi yang terdampak gempa magnitudo 5,6 itu terlampau banyak.
Jokowi mengatakan jalan yang ditempuh untuk menuju lokasi terdampak cukup berliku.
"Kenapa hari Selasa pagi saya sampaikan gunakan heli kalau diperlukan karena titiknya terlalu banyak medianya juga naik turun gunung yang tidak mudah dan evakuasi tadi yang ada 39 yang belum ditemukan," katanya.
"Tadi juga kenapa enggak mulai-mulai karena berhitung tanahnya gampang longsor kalau darurat hujan juga berbahaya tapi tetap saya sampaikan dimulai," ujarnya menambahkan.
Ia juga menginstruksikan agar proses evakuasi terus dijalankan agar nantinya, pemerintah bisa berkonsentrasi ke tahap rehabilitasi.
"Tadi juga saya sudah perintahkan untuk segera dimulai sebelum datangnya hujan moga-moga nanti semuanya bisa segera tertangani kemudian kita bisa konsentrasi ke rehabilitasi kembali karena ini kelihatannya gempanya sudah agak mereda," ujar Jokowi.
Jokowi untuk kedua kalinya menyambangi RSUD Sayang Cianjur usai gempa mengguncang pada Senin 21 November lalu. Kedatangannya itu untuk meninjau kembali proses perawatan korban gempa Cianjur apakah perawatan di sini tertangani dengan baik
Pada kedatangan keduanya, ia didampingi oleh Menteri Pertahanan Prabowo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Mensos Tri Rismaharini, hingga Wagub Jabar UU Ruzhanul Umum.**syafira
Berita Terkait :
- Toyota Land Cruiser Pelat RFQ Tabrak 9 Motor di Jakut0
- Sambo Utus ART Panggil Kasat Reskrim Polres Jaksel Usai Yosua Tewas0
- 400 Ribu Tenaga Kesehatan Tak Dapat Formasi di Seleksi PPPK Tahun Ini0
- 70 Rudal Rusia Bombardir Ukraina dalam Sehari, Zelensky Desak PBB0
- Kompolnas Akan Klarifikasi Polri soal Dugaan Suap Tambang Kabareskrim0
_Black11.png)









