- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
Kampar Oleng, Karena Pemerintahnya Tidak Fokus

Ketua PK Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar, Ryan Septrianto, Senin (19/12/2022).
BANGKINANG KOTA,VokalOnline.Com-Elit politik saat ini sibuk mempertontonkan kepada masyarakat akan kerakusan mereka dalam memperebutkan jabatan, hingga rakyat dilupakan dengan pokok permasalahan yang tengah dihadapi.
Kondisi yang demikianlah disebut dengan “Kampar Oleng” hal ini katakan oleh Ketua PK Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar, Ryan Septrianto, Senin (19/12/2022).
Uniknya, pada situasi dan kondisi Kampar seperti ini, para pejabat kampar malah sibuk berebutan jabatan sementara banyak permasalahan yang harus di selesaikan. Mulai dari meningkatnya angka kemiskinan, pengangguran dan anak putus sekolah .
Elit politik saat ini sibuk mempertontonkan kepada masyarakat akan kerakusan mereka dalam memperebutkan jabatan, hingga rakyat lupa dengan pokok permasalahan yang tengah dihadapi. Kondisi yang demikianlah disebut dengan “Kampar Oleng”.Papar Ryan Kriting yang sering disapa dikalangan Mahasiswa semasa ya.
Ryan menyebut, dari sisi keberadaan APBD yang sangat besar, pemerintah mendesain rakyatnya untuk bersikap seperti partai politik pada sistem demokrasi liberal.
"Rakyat digiring untuk mengikuti kajian elit politik meskipun kajian itu tidak mengarah pada upaya perbaikan ekonomi, pendidikan serta pembangunan.Cetus Aktifis ini.
Dikatakannya, Rakyat terus didorong untuk menilai kinerja elit politik yang rakus di tengah permasalahan kemiskinan, pengangguran dan pendidikan yang belum terselesaikan.
Soal etika politik dan kegiatan seremonial dijadikan sebagai tameng untuk menutupi kebobrokan politik penguasa disaat rakyat sedang bertarung dan berjuang melawan kemiskinan untuk menuju kehidupan yang lebih baik.Ujar Ryan.
Pada akhirnya rakyat yang sedang berjuang mengahadapi problemnya terperangkap pada persoalan birokratis untuk mendukung elit politik yang rakus kekuasaan.
Dari tulisan ini secara tidak langsung mengingatkan kepada pemerintah daerah kampar serta para elit politik untuk fokus dalam penyelesaian problem yang dihadapi oleh masyarakat kampar untuk kesejahteraan masyarakat kampar, para elit politik jangan sibuk memprofokasi masyarakat dalam persoalan suksesi politik yang terjadi saat ini."papar Ketua PK KNPI Bangkinang Kota ini.
Agar masalah kemiskinan, pengangguran dan pendidikan dapat terselesaikan.Pertarungan para elit politik untuk merebut jabatan jangan terlalalu dibesar-besarkan, sebab masyarakat kampar membutuhkan perbaikan dalam penyelesaikan persoalan rakyat bukan perbaikan jabatan elit politik.
“Umur tidaklah lagi muda, kampar seharusnya sudah mampu berbenah. Jadikan kesejahteraan rakyat prioritas utama, untuk kampar negeri serambi mekah ini."Kesal Ryan.***vol3.
Berita Terkait :
- Pemerintah Kuansing Raih UHC Tertinggi Pada 2022 Sebesar 95,64 Persen 0
- Kapolsek Singingi Hilir Bakar Untuk Cara Musnahkan 1 Rakit Peti0
- Lebih kurang Empat Bulan Tambang Emas Ilegal (PETI) Beroperasi di Desa Banjar Alai0
- Sat Reskrim Polres Kuansing Tangkap warga Benai Pelaku Judi Online di Kecamatan Benai 0
- Polres Kuansing, Wujudkan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat0
_Black11.png)









