- Jalan Sungai Rawa Minim Rambu, Truk Bermuatan Besar PT EPE Disorot
- Matahari 08 Riau Hadir di Tengah Dampak Karhutla, Ribuan Masker Gratis Dibagikan ke Masyarakat
- FORKI Riau Gelar Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026, Dipantau Langsung Puspresnas
- Gemilang di Kejurprov Forki Riau 2026, Dojo Rumah PAN Sabet 2 Emas, 3 Perak, 1 Perunggu dan 1 BOB
- Dugaan Mark-Up Anggaran Desa Talang Durian Cacar Mencuat, BPD Diminta Periksa Kegiatan 2024-2025
- Gokasi Dumai Minta FORKI Mengundang Pengcab Perguruan Karate untuk Bahas Calon Ketua KONI
- Diduga PETI Beroperasi di Sungai Bawang F5, Polda Riau Diminta Bertindak
- Inkanas Riau Pimpin Klasemen Sementara Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Masuki Hari Kedua, 1.050 Karateka Berebut Gelar Juara
Kane Ngotot Pakai Ban Kapten Pelangi LGBT, Sanksi FIFA Mengintai

Jakarta, VokalOnline.Com - Kapten timnas Inggris Harry Kane bakal tetap mengenakan ban kapten pelangi atau One Love saat melawan Iran di Piala Dunia 2022, Senin (21/11).
Hal tersebut dikonfirmasi langsung pelatih Inggris, Gareth Southgate pada Minggu waktu setempat. Inggris tak menggubris ancaman yang akan dilayangkan FIFA jika aksi tersebut tetap dilakukan.
"Kami telah memperjelas sikap sebagai tim, staf, dan secara organisasi bahwa kami ingin mengenakan ban kapten tersebut," kata Southgate dikutip Sky Sports.
"FA sedang berbicara kepada FIFA saat ini dan saya yakin kami akan mendapati keputusan mereka besok [Senin 21 November]," tambah Southgate.
Ban kapten pelangi merupakan dukungan untuk kesetaraan hak yang bukan semata-mata untuk LGBTQ. Namun, aksi ini mendapat tentangan lantaran homoseksualitas adalah ilegal di Qatar.
FIFA telah menyatakan mendukung peraturan pemerintah Qatar soal larangan kampanye LGBT. FIFA bahkan mengancam akan meminta wasit untuk memberikan hukuman kartu kuning sebelum kick-off kepada pemain yang menggunakan ban kapten pelangi di Piala Dunia 2022.
Kane tidak sendirian, beberapa negara lain berencana mengenakan bak kapten pelangi di Qatar. Mereka adalah Belanda, Belgia, Denmark, Prancis, Jerman, Norwegia, Swedia, Swiss, dan Wales.
Pelatih Inggris Gareth Southgate tak mau tunduk terhadap peraturan di Qatar. Selain mengenakan ban kapten pelangi, Inggris juga akan berlutut sebelum kick off.
Aksi berlutut di tengah lapangan sudah dilakukan para pemain Liga Inggris sejak dua tahun lalu. Itu merupakan bentuk solidaritas sekaligus protes atas kematian George Floyd di tangan polisi Minneapolis.**Syafira
Berita Terkait :
- Inggris vs Iran di Piala Dunia 2022 Diganggu Bumbu Politik0
- Ronaldo Ungkap Alasan Tolak Gaji Rp5,6 Triliun dari Klub Saudi0
- Jordi dan Sandy Resmi WNI, Naturalisasi Kebiasaan Masa Kini?0
- Piala Dunia 2022: Peringatan Keras Pelatih Argentina untuk Dybala0
- Profil Korea Selatan di Piala Dunia 2022 Berharap Taji Son Heung Min0
_Black11.png)









