Karhutla di Tambang Padam, 4 Hari Tim Satgas Lakukan Pendinginan

Publisher Ocuhasbi Daerah
31 Agu 2023, 18:42:43 WIB
Karhutla di Tambang Padam, 4 Hari Tim Satgas Lakukan Pendinginan

Teks foto, Kapolsek Tambang AKP Marupa Sibarani, Ikut mendinginkan Api dan juga Babhinsa, Manggala Agni, Mpa dan beserta perangkat desa sudah masuk hari ke 4 masih berjibaku memadamkan api dan melakukan pendinginan dilokasi tersebut.


TAMBANG,Vokalonline.Com-Hari ke-4 Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Kampar yang terdiri dari TNI-POLRI, Manggala Agni, BPBD, MPA, dan perangkat Desa masih menangani kebakaran lahan di Desa Tarai Bagun Kecamatan Tambang. Kamis, (31/8/2023).

 

Petugas sedang melakukan pendinginan sebagai upaya mencegah api menyala kembali.Upaya pendinginan dan penadaman titik api dilahan yang terbakar pada hari senin, 28 Agustus 2023 yang kemarin.

 

Polres Kampar yang diwakili  oleh Polsek Tambang, didampingi oleh Bhabinkamtibmas, Babhinsa, Manggala Agni, Mpa dan beserta perangkat desa sudah masuk hari ke 4 masih berjibaku memadamkan api dan melakukan pendinginan dilokasi tersebut.

 

Kapolsek Tambang AKP Marupa Sibarani, SH MH mengatakan pada hari ini sudah masuk hari ke-4 satgas gabungan bekerja untuk agar api dan asap tidak ada lagi dilokasi ini.

 

Dan saya mendoakan seluruh personil satgas gabungan Karhutla Kabupaten Kampar, khususnya di kecamatan Tambang tetap sehat dan selalu bersemangat dalam melaksanakan tugas ini" ungkap AKP Marupa Sibarani.

 

Kapolsek Tambang AKP Marupa Sibarani

saat pengecekan lokasi karhutla bersama kasi wilayah II pekanbaru balai perubahan iklim wilayah sumatera Kementrian LHK Didik Suprijono S.Hut.

 

Dikatakan Kapolsek Tambang, yang menjadi kendala di lapangan dan yang  dihadapi oleh personil saat ini sulitnya personil untuk mendapatkan air.

 

Selain dari itu keadaan lahan yang merupakan lahan gambut juga menjadi kendala lain bagi personil satgas karhutla.

"Untuk memastikan titip api dan asap hilang personil tetap stembai  dilokasi melakukan pendinginan agar api tidak meyebar ke lokasi lahan yang lainnya.cetus Marupa Sibarani.***Vol3.

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment