- Dr. Karmila Sari Dorong Mahasiswa Unilak Siap Hadapi Dunia Kerja Lewat Workshop Bina Talenta
- Salsa Kuratori Pameran "Rantau", 70 Karya Mahasiswa Fotografi ISI Padang Panjang Dipamerkan
- JMSI Riau Gelar Seminar Sawit Berkelanjutan, Dorong Tata Kelola yang Berkeadilan
- Musprov FAJI Riau Tetapkan Erfan Panca Putra sebagai Ketua Baru
- Dinas PMD Meranti Lakukan Pendampingan 12 Desa Akan Bertarung di Pilkades Oktober Mendatang
- Polri Dukung Program Desa Bebas Api, Wakapolres Meranti Hadiri Penandatanganan MoU
- BOR 2026 Resmi Dibuka, Semangat Sportivitas dan Kebersamaan Semarakkan RGECC
- Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan Paket Bansos
- Erfan Panca Putra Terpilih Aklamasi Pimpin FAJI Riau Periode 2026–2030
Karta Atmaja ajak Ribuan Pemuda Kuansing masuk Karang Taruna

Kuansing, VokalOnline.Com -Kepala Bidang Media Karang Taruna kabupaten Kuantan Singingi, Karta Atmaja mengatakan bahwa Karang Taruna dapat menjadi salah satu langkah awal anak muda sebelum terjun ke dunia politik sesungguhnya. Menurutnya, politik sudah terjadi di lingkungan rukun tetangga (desa, RT/dusun/RW) maka penting bagi anak muda bergabung dalam organisasi lingkungan setempat.
"Pemuda itu agen perubahan, kita nggak perlu pesimis lah, nah, itu ada di Karang Taruna kabupaten Kuansing . Kita mementingkan secara organisasi itu di Karang Taruna," kata Karta Atmaja dalam keterangan tertulisnya pada, Sabtu, 31 Desember 2022. Dini hari WIB.
Dengan menjadi bagian dari Karang Taruna, kata Karta Atmaja, anak muda akan lebih mudah mengenali jati dirinya. "Kita mengenal jati diri kita, kita bisa digembleng, mungkin selama di keluarga kurang, tapi di organisasi bisa," kata Karta.
Tidak hanya membangun kesadaran politik sejak dini, dan menemukan jati diri, Karta Atmaja mengatakan di Karang Taruna pemuda juga dapat menumbuhkan jiwa sosial. "Pertama (manfaatnya) adalah kita mengambil silahturahmi, pertemanan, ternyata di Karang Taruna ini sangat erat sosialnya," ucap jurnalis Alumni Tempo Institut 2018 itu.
"Karena akan tumbuh jiwa sosial di Karang Taruna itu. Memang tidak dibayar, tapi dengan keikhlasan dan semangat, ternyata di Karang Taruna kita bisa belajar caranya bersosial," ujarnya.
Beranjak dari Karang Taruna, nantinya pemuda akan lebih mudah dan siap jika ingin bergabung dengan organisasi yang lebih besar, termasuk organisasi politik.**(Rusman)
Berita Terkait :
- Polres Kuansing Laksanakan Press Rilis Kilas Balik Capaian Akhir Tahun 20220
- PLT Bupati Suhardiman Amby hadiri Peringatan Harlah Desa Bumi Mulya Sekaligus Peresmian Pasar 0
- Rapat Kordinasi Forum Kades Kabupaten Kuantan Sengingi (Kuansing) Akhir Tahun, 2022 0
- Polres Kuansing Amankan 832 Botol Miras Dalam Operasi Pekat Lancang Kuning 20220
- Seekor Beruang Madu Memasuki Areal Perkampungan di Desa Taratak Baru KC Kuantan Hilir0
_Black11.png)









