- Dr. Karmila Sari Dorong Mahasiswa Unilak Siap Hadapi Dunia Kerja Lewat Workshop Bina Talenta
- Salsa Kuratori Pameran "Rantau", 70 Karya Mahasiswa Fotografi ISI Padang Panjang Dipamerkan
- JMSI Riau Gelar Seminar Sawit Berkelanjutan, Dorong Tata Kelola yang Berkeadilan
- Musprov FAJI Riau Tetapkan Erfan Panca Putra sebagai Ketua Baru
- Dinas PMD Meranti Lakukan Pendampingan 12 Desa Akan Bertarung di Pilkades Oktober Mendatang
- Polri Dukung Program Desa Bebas Api, Wakapolres Meranti Hadiri Penandatanganan MoU
- BOR 2026 Resmi Dibuka, Semangat Sportivitas dan Kebersamaan Semarakkan RGECC
- Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan Paket Bansos
- Erfan Panca Putra Terpilih Aklamasi Pimpin FAJI Riau Periode 2026–2030
Seekor Beruang Madu Memasuki Areal Perkampungan di Desa Taratak Baru KC Kuantan Hilir

Kuansing, VokalOnline.Com - Seekor beruang madu (Helarctos malayanus) masuk dan berkeliaran di pemukiman Desa Teratak Baru Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Selasa (20/12/2022).
Babhinkamtibmas Desa Teratak Baru, Briptu Angga Saputra, mengatakan, beruang ini diketahui sudah bermukim di pohon. Ini dibuktikan dengan adanya jejak-jejak yang di tinggalkan oleh beruang dengan warna khas hitam ini.
"Dugaan kita beruang madu ini masih berkeliaran sekitaran Desa Teratak Baru," kata Angga, kepada Suaraaktual.co
Anggota Polsek Kuantan Hilir ini menyebutkan, hingga saat ini pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk bisa menangkap beruang madu tersebut. Salah satunya, memasang umpan agar beruang masuk dapat diperangkap.
"Tapi sampai saat ini belum membuahkan hasil. Kita juga sudah pernah turun dengan pihak BKSDA Riau, namun dari penelurusan dilapangan belum ada perkembangan," jelasnya.
Dari informasinya, kata dia, sudah ada warga desa yang menjadi korban. Kondisinya, warga tersebut mengalami luka-luka patah tulang akibat terkaman binatang buas ini.
"Sedang kita upayakan menangkap binatang buas ini, agar tidak ada lagi korban lanjutan," ungkapnya.
Pihaknya juga mengimbau khususnya warga Desa Teratak Baru agar selalu waspada dan mawas diri akan kemungkinan kemungkinan munculnya beruang madu tersebut.
"Tentunya kita akan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat dan saling bekejasama untuk segera bisa menangkap beruang liar ini," harapnya.** (Rusman)
Berita Terkait :
- Kampar Oleng, Karena Pemerintahnya Tidak Fokus0
- Pemerintah Kuansing Raih UHC Tertinggi Pada 2022 Sebesar 95,64 Persen 0
- Kapolsek Singingi Hilir Bakar Untuk Cara Musnahkan 1 Rakit Peti0
- Lebih kurang Empat Bulan Tambang Emas Ilegal (PETI) Beroperasi di Desa Banjar Alai0
- Sat Reskrim Polres Kuansing Tangkap warga Benai Pelaku Judi Online di Kecamatan Benai 0
_Black11.png)









