- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
Seekor Beruang Madu Memasuki Areal Perkampungan di Desa Taratak Baru KC Kuantan Hilir

Kuansing, VokalOnline.Com - Seekor beruang madu (Helarctos malayanus) masuk dan berkeliaran di pemukiman Desa Teratak Baru Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Selasa (20/12/2022).
Babhinkamtibmas Desa Teratak Baru, Briptu Angga Saputra, mengatakan, beruang ini diketahui sudah bermukim di pohon. Ini dibuktikan dengan adanya jejak-jejak yang di tinggalkan oleh beruang dengan warna khas hitam ini.
"Dugaan kita beruang madu ini masih berkeliaran sekitaran Desa Teratak Baru," kata Angga, kepada Suaraaktual.co
Anggota Polsek Kuantan Hilir ini menyebutkan, hingga saat ini pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk bisa menangkap beruang madu tersebut. Salah satunya, memasang umpan agar beruang masuk dapat diperangkap.
"Tapi sampai saat ini belum membuahkan hasil. Kita juga sudah pernah turun dengan pihak BKSDA Riau, namun dari penelurusan dilapangan belum ada perkembangan," jelasnya.
Dari informasinya, kata dia, sudah ada warga desa yang menjadi korban. Kondisinya, warga tersebut mengalami luka-luka patah tulang akibat terkaman binatang buas ini.
"Sedang kita upayakan menangkap binatang buas ini, agar tidak ada lagi korban lanjutan," ungkapnya.
Pihaknya juga mengimbau khususnya warga Desa Teratak Baru agar selalu waspada dan mawas diri akan kemungkinan kemungkinan munculnya beruang madu tersebut.
"Tentunya kita akan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat dan saling bekejasama untuk segera bisa menangkap beruang liar ini," harapnya.** (Rusman)
Berita Terkait :
- Kampar Oleng, Karena Pemerintahnya Tidak Fokus0
- Pemerintah Kuansing Raih UHC Tertinggi Pada 2022 Sebesar 95,64 Persen 0
- Kapolsek Singingi Hilir Bakar Untuk Cara Musnahkan 1 Rakit Peti0
- Lebih kurang Empat Bulan Tambang Emas Ilegal (PETI) Beroperasi di Desa Banjar Alai0
- Sat Reskrim Polres Kuansing Tangkap warga Benai Pelaku Judi Online di Kecamatan Benai 0
_Black11.png)









