- Dukung Program MBG, SPPG Pematang Reba 02 Ikuti Peresmian Serentak 980 SPPG
- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
- Cegah Kabut Asap Makin Tebal Polsek Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat
- Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
- DPRD Meranti Panggil Sejumlah OPD, Bahas Persoalan Pergaulan Remaja dan Perlindungan Anak
- Siompu Kampar Riau Tampilkan Parade Manjujuong Dulang dan Baju Bakuduong
- H. Ian Machyar Terpilih Aklamasi sebagai Ketua BPC Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
Kasus Kelaparan di Papua, Jokowi Perintahkan Benahi Infrastruktur

Presiden Jokowi memerintahkan pembenahan infrastruktur setelah enam orang warga mati kelaparan di Papua. (Foto: Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden)
Jakarta, VokalOnline.Com - Presiden Joko Widodo memerintahkan pembenahan infrastruktur setelah enam orang warga mati kelaparan di Papua.
Menko PMK Muhadjir Effendy berkata Jokowi ingin ada pembangunan gudang pangan dalam sebulan ke depan. Gudang ini berfungsi sebagai tempat transit bantuan pangan sebelum diantar ke pelosok.
"Sesuai arahan dari Presiden, ada beberapa langkah yang akan ditindaklanjuti untuk jangka pendek akan membangun gudang stok pangan di dua tempat, yaitu di Agadugume dan di Sinak," kata Muhadjir usai rapat terbatas dengan Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (10/8).
Untuk jangka menengah, Jokowi memerintahkan perpanjangan landasan pacu di Sinak. Hal itu perlu dilakukan agar pesawat Hercules bisa mendarat.
Menurut Muhadjir, kebijakan itu perlu dilakukan agar distribusi bantuan makanan bisa lebih banyak dilakukan. Pemerintah menargetkan proyek itu rampung dalam tiga bulan.
Selain itu, Jokowi juga ingin ada perbaikan jalan menuju wilayah-wilayah yang dilanda kelaparan. Dia ingin jalur Trans Papua terhubung ke pelosok.
"Kita dapat arahan Bapak Presiden, jalannya akan melalui Jayapura-Wamena-Sinak itu akan melewati beberapa distrik, termasuk distrik Ibu Kota Puncak Jaya, yaitu Distrik Mulia sampai nanti ke sinak, kemudian Sinak ke Agadugume," ujarnya.
Muhadjir mengatakan Jokowi ingin ada transfer teknologi tepat guna ke masyarakat Papua. Dengan demikian, masyarakat bisa menyimpan umbi-umbian demi mencegah kelaparan saat cuaca buruk.
Sebelumnya, enam orang meninggal dunia karena kelaparan di Kabupaten Puncak, Papua. Jokowi menyoroti kejadian itu. Dia mengatakan musim salju di beberapa distrik membuat tanaman mati.**fit
Berita Terkait :
- Pimpinan Media Se-Indoneisa Berkumpul di Bali, Rakernas dan HUT Ke-77 SPS0
- Geger Temuan Zat Pemicu Kanker di Situs Nuklir Bawah Tanah AS0
- Gibran Bakal Dampingi Prabowo Hadiri Peringatan Hari Veteran di Solo0
- BAP Saksi: Kode '01' untuk Fee Proyek Rp19,2 Miliar Lukas Enembe0
- Kasus Sambo Cs Inkrah, Kejagung Segera Eksekusi ke Lapas0
_Black11.png)








