- Jalan Santai HUT RI ke-81 di Siak, Wabup Syamsurizal Ingatkan Warga Waspadai Karhutla
- Sidang Pleno IV Muktamar ke-35 NU Ricuh, Ketentuan Iddah Politik Tak Berubah
- Legislator Dapil Riau Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
- Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis
- Vendor Security RS Awal Bros Dumai Diduga Tarik Uang Pelicin, Manajemen Sebut Sudah Berganti Vendor
- INPEST Inhu Soroti Dugaan Tipikor, Kades Talang Durian Cacar dan Ketua BPD Bakal Dilaporkan
- IPP Pekanbaru Buka Layanan Hapus Tato Gratis di Senapelan
- Selain Bantu UMKM, Hendry Munief Dorong Pelaku Industri Kembangkan Industri Halal
- Kabut Asap Menurun, PDIP Kuansing Turun ke Jalan Bagikan Masker
- DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset Korupsi: Harus Tegas Hukuman Mati Efek Jera Untuk Koruptor
Kasus Kelaparan di Papua, Jokowi Perintahkan Benahi Infrastruktur

Presiden Jokowi memerintahkan pembenahan infrastruktur setelah enam orang warga mati kelaparan di Papua. (Foto: Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden)
Jakarta, VokalOnline.Com - Presiden Joko Widodo memerintahkan pembenahan infrastruktur setelah enam orang warga mati kelaparan di Papua.
Menko PMK Muhadjir Effendy berkata Jokowi ingin ada pembangunan gudang pangan dalam sebulan ke depan. Gudang ini berfungsi sebagai tempat transit bantuan pangan sebelum diantar ke pelosok.
"Sesuai arahan dari Presiden, ada beberapa langkah yang akan ditindaklanjuti untuk jangka pendek akan membangun gudang stok pangan di dua tempat, yaitu di Agadugume dan di Sinak," kata Muhadjir usai rapat terbatas dengan Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (10/8).
Untuk jangka menengah, Jokowi memerintahkan perpanjangan landasan pacu di Sinak. Hal itu perlu dilakukan agar pesawat Hercules bisa mendarat.
Menurut Muhadjir, kebijakan itu perlu dilakukan agar distribusi bantuan makanan bisa lebih banyak dilakukan. Pemerintah menargetkan proyek itu rampung dalam tiga bulan.
Selain itu, Jokowi juga ingin ada perbaikan jalan menuju wilayah-wilayah yang dilanda kelaparan. Dia ingin jalur Trans Papua terhubung ke pelosok.
"Kita dapat arahan Bapak Presiden, jalannya akan melalui Jayapura-Wamena-Sinak itu akan melewati beberapa distrik, termasuk distrik Ibu Kota Puncak Jaya, yaitu Distrik Mulia sampai nanti ke sinak, kemudian Sinak ke Agadugume," ujarnya.
Muhadjir mengatakan Jokowi ingin ada transfer teknologi tepat guna ke masyarakat Papua. Dengan demikian, masyarakat bisa menyimpan umbi-umbian demi mencegah kelaparan saat cuaca buruk.
Sebelumnya, enam orang meninggal dunia karena kelaparan di Kabupaten Puncak, Papua. Jokowi menyoroti kejadian itu. Dia mengatakan musim salju di beberapa distrik membuat tanaman mati.**fit
Berita Terkait :
- Pimpinan Media Se-Indoneisa Berkumpul di Bali, Rakernas dan HUT Ke-77 SPS0
- Geger Temuan Zat Pemicu Kanker di Situs Nuklir Bawah Tanah AS0
- Gibran Bakal Dampingi Prabowo Hadiri Peringatan Hari Veteran di Solo0
- BAP Saksi: Kode '01' untuk Fee Proyek Rp19,2 Miliar Lukas Enembe0
- Kasus Sambo Cs Inkrah, Kejagung Segera Eksekusi ke Lapas0
_Black11.png)









