Breaking News
- Sambang Aiptu Agus ke Sudirman, Polri dan Warga Pengalihan Merajut Ketahanan Pangan
- Bhabinkamtibmas dan Warga Sungai Lokan Pacu Ketahanan Pangan Lewat Lahan Rumah
- Polsek Enok Gerakkan Pekarangan Produktif, IPTU Parsaulian: Langkah Kecil Dukung Asta Cita
- Terima Pengurus JMSI, UAS: Mudah-mudahan Bermanfaat untuk Umat dan Bangsa
- Jelang MTQ Riau dan Pacu Jalur, Bupati Kuansing Siagakan 481 Personel Gabungan
- Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Kuantan Singingi, H. Yaramis, MM
- Pawai Perahu Bagandung Ikut Semarakkan Pelaksanaan Pembukaan MTQ Provinsi Riau ke 44
- Kabupaten/Kota Mulai Bangun Stand di Lokasi Astaqa MTQ Riau
- Sambut MTQ Provinsi Riau, Pemkab Kuansing Gelar Gotong Royong Serentak
- Polres Kuansing Gelar Rakor, Matangkan Persiapan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau
Kejati Riau Pastikan Pengusutan Korupsi Bansos Siak Jalan Terus
Tepis Fitnah Penghentian dan Adanya Intervensi

Aspidsus Kejati Riau Trijoko SH (kanan) bersama Kepala Seksi Penyidikan Pidsus Kejati Riau Rizky Hidayatullah. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Setahun lebih dugaan korupsi bantuan sosial dan hibah di Kabupaten Siak bergulir di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Kasusnya sudah naik penyidikan setelah penyidik menemukan unsur melawan hukum dan merugikan negara.
Hanya saja, dugaan korupsi bansos dan hibah anggaran 2014 hingga 2019 bernilai miliaran rupiah ini belum menyeret tersangka. Sejumlah pihak kemudian membuat pernyataan Kejati Riau telah diintervensi dan kongkalikong dengan pihak luar.
Ada tudingan kasus ini dihentikan oleh penyidik karena jika dilanjutkan akan menyeret sejumlah petinggi di Kabupaten Siak ataupun Pemerintah Provinsi Riau. Kejati Riau dengan tegas membantah hal tersebut.
"Kami pastikan dugaan korupsi bansos dan hibah Siak masih berlanjut, tidak benar dihentikan apalagi terjadi kongkalikong, itu fitnah," kata Asisten Pidana Khusus Kejati Riau Trijoko melalui Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus Rizky Hidayatullah, Senin siang, 29 November 2021.
Bersama Wakil Kepala Kejati Riau Hutama Wisnu dan Asisten Intelijen Raharjo Budi Kisnanto, Rizky menyebut penyidikan masih jalan. Sejauh ini pihaknya sudah mengeluarkan 1364 panggilan.
"Pagi ini bahkan kami masih memanggil dan memeriksa saksi, ada juga konsultasi dengan ahli," jelas Rizky.
Dari ribuan panggilan itu, hampir 900 saksi yang datang ke Kejati Riau. Penyidik juga melakukan jemput bola dan berpindah kantor ke Kabupaten Siak untuk mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi.
Rizky mengakui penyidikan kasus ini memakan waktu lama. Dia menyatakan penyidik sangat berhati-hati karena rawan ditunggangi bermuatan politis.
"Namun saya pastikan penyidik tetap independen dan tidak ada intervensi," tegas Rizky.
Rizky mengutarakan rumitnya membongkar dugaan korupsi ini. Di antaranya, objek perkara sangat luas seperti korupsi bansos karena ada 15 item belanja yang harus diusut.
Adapun 15 item tersebut adalah bantuan bagi rumah tangga miskin, bantuan penyandang cacat, fakir miskin, yatim piatu, suku terasing, bantuan pendidik mahasiswa di salah satu perguruan tinggi dan bantuan pendidikan ke luar negeri.
Selanjutnya bantuan bagi mahasiswa strata satu, strata dua, diploma tiga, bantuan skripsi, bantuan tesis dan bantuan tugas akhir diploma tiga hingga bantuan karya ilmiah.
"Penerimanya ribuan orang, tahun anggaran panjang, setiap hari kami meriksa tiga orang," kata Rizky.
Terkait hibah, Rizky menyebut objeknya lebih luas lagi yaitu ada 40. Tak jarang tim penyidik harus bolak-balik dari Pekanbaru ke Siak.
"Untuk itu kami minta dukungan semua pihak, kami sangat terbuka dan menyampaikan perkembangannya perkara sesuai aturan yang ada," jelas Rizky.
Rizky menambahkan, penyidik juga harus hati-hati dan tak sembarangan menetapkan tersangka. Satu langkah yang salah bisa dimanfaatkan nantinya untuk praperadilan.
"Kami siap menerima masukan sehingga kasus ini terang benderang," ucap Rizky. (syu)
Berita Terkait :
- Erick Thohir Saksikan Peremajaan Sawit Rakyat di Sari Galuh0
- Petani Kopsa-M Pilih Urus Kebun Dulu Demi Bertahan Hidup0
- M Safii Terpilih jadi Kepala Desa Sawah Baru0
- Korban Pelecehan Dekan Fisipol Universitas Riau Masih Trauma0
- Korban Pelecehan Dekan Universitas Riau Menangis Saat Rekonstruksi0
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
_Black11.png)









