- Kodim 0314/Inhil Genjot Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Demi Kelancaran Akses Warga
- Menolak Penertiban Kaswasan Hutan, Pengelola eks PT WMI Tantang Prabowo: Saya Akan Temui President
- Kapolsek Keritang: Panen Jagung Bersama Warga Wujud Nyata Polri Dukung Program Presiden
- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
Kepala Kejati Riau Sampaikan Pentingnya Sabar dan Salat Sebagai Penolong
Tausiyah Usai Salat Zuhur Berjemaah

Kepala Kejati Riau Dr Supardi.
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Pegawai di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau kembali melaksanakan tausyiah rutin setelah Salat Zuhur berjemaah di Masjid Al Mizan. Tausiyah disampaikan oleh Kepala Kejati Riau Dr Supardi.
Mengangkat tema 'Sabar dan Salat sebagai Penolong', Kajati Riau menyampaikan manusia sering lupa untuk benar-benar meminta bantuan dan pertolongan kepada Allah SWT.
"Padahal kita telah diberi jalan untuk meminta pertolongan kepada-Nya," kata Supardi, Selasa siang, 4 Oktober 2022.
Dalam salat pun, tambah Supardi, janganlah untuk lalai mengerjakannya dan janganlah menjadikan salat sebagai beban untuk mengerjakannya.
"Ketika adzan berkumandang dalam seruan Hayya Alash Shalah yang memiliki arti marilah kita menuju salat, maka bergegaslah untuk mengerjakannya," imbuh Supardi.
Dr. Supardi juga menyampaikan, dalam surat Al-Fatihah ayat 5 Allah SWT berfirman yang artinya "Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan".
"Dengan demikian kita harus berterima kasih karena Allah SWT karena telah menyuruh kita untuk diberikannya jalan kemudahan dan pertolongan dari Allah SWT melalui shalat dengan menyembah kepada Allah SWT," terang Supardi.
Dan selanjutnya Dr. Supardi menyampaikan dalam surat Al-Baqarah ayat 153 bahwa "jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar".
"Ketika kita sedang berada dalam persoalan dan masalah maka sabar dan shalatlah kemudian berdoalah kepada Allah SWT," imbuh Supardi.
Supardi menerangkan, berrdoa semata-mata tidak hanya dilakukan setelah melaksanakan salat saja. Sebab di dalam salat manusia telah meminta doa-doa kepada Allah SWT dan setiap ayat yang dibacakan, malaikat akan mengagungkan bacaan saat membaca ayat per ayatnya.
"Maka begitu besar keutamaan melaksanakan saalat bagi seorang muslim," ujar Supardi.
Dengan dilaksanakan tausiyah Ba’da Zuhur ini, diharapkan pegawai Kejatu Riau dapat meningkatkan kesadaran beragama dalam aspek wawasan dan pengetahuan serta aspek sikap dalam pembentukan karakter pegawai. (syu)
Berita Terkait :
- Wagubri Terima Audiensi Pengurus Provinsi Muaythai Riau0
- Pertumbuhan Ekonomi Riau Terus Meningkat0
- DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Pengesahan APBD Perubahan 2022 Rp 2,521 T0
- DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Jawaban Pemerintah Tentang Pandangan Fraksi APBD P 2022 0
- Mulai Digagas Pembelajaran Al-Quran Secara Virtual0
_Black11.png)









