- Pangeran Fortuna Bikin Kejutan, Olang Buas Tersingkir di Hari Pertama Pacu Jalur
- Sinergitas Kantor Pertanahan, Bapenda, dan IPPAT Kabupaten Rokan Hulu Perkuat Transformasi Layanan P
- Antisipasi Banjir, PT RSUP Dukung Penguatan Tanggul Sepanjang 579 Meter di Desa Pulau Burung
- Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
- KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Kondusif
- Bertahun-tahun Konflik Agraria Petani dengan PT SBP, Ini Kata Bupati Ade
- Peringati HUT ke-81 RI, PLN Grup Regional Riau Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
- Peduli Kegiatan Keagamaan, PT PAS Mitra Agrinas Salurkan Dukungan untuk MTQ Danau Rambai
- Desentralisasi Asimetris Berbasis Klaster: Solusi Pemerataan Pembangunan Daerah di Indonesia
- Panitia Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Gelar Rapat Terbatas, Pastikan Kesiapan Pertandingan
Mulai Digagas Pembelajaran Al-Quran Secara Virtual

Riau, VokalOnline.Com - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar langsung menindaklanjuti rencana pembelajaran Al-Quran secara virtual antara Qur'an Center Provinsi Riau dengan Muslim World League (MWL) di Jeddah, Mekkah dan Maqari Qur'aniyah di Madinah, Arab Saudi.
Sebelumnya, Gubri Syamsuar sudah menyambangi kedua lembaga tersebut untuk menjalin kerjasama terkait pembelajaran Al-Qur'an.
Meski saat ini pembangunan Qur'an Center masih dalam progress. Namun pembelajaran Al-Qur'an akan segera dimulai dengan memanfaatkan teknologi digital atau secara virtual.
Untuk itu, Gubri Syamsuar pada Minggu (02/09/2022) malam mengumpulkan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Riau yang diketuai Ahmad Syah Harrofie serta sejumlah ulama seperti ahli tafsir Dr H Mustafa Umar, Ketua Badan Wakaf Indonesia Perwakilan Riau Abdul Rasyid Suharto dan akademisi Dr Satria Antoni.
"Kita ingin pembelajaran Al-Qur'an secara virtual segara dimulai. Oleh karena itu, tentu perlu kita persiapkan segala sesuatunya. Termasuk teknologinya," ucap Syamsuar pada pertemuan di Kediaman Gubri.
Selain menyiapkan profil Qur'an Center, juga akan diperkenalkan nama baru, yakni Maqari (Majelis Qur'an Riau).
Secara etimologi (bahasa) Maqari juga berarti tempat membaca Al-Qur'an. Namun juga bisa jadi akronim Majelis Qur'an Riau/Maqari.
Di Madinah, Qur'an Center-nya bernama Maqari Qur'aniyah. Qur'an Center di Riau diazamkan tidak sekedar menjadi tempat mencetak hafiz dan hafizah, tapi juga tempat pembelajaran dan pengembangan ilmu Al-Quran untuk kawasan Asia Tenggara.
Jika di Jakarta telah dibangun Museum Nabi Muhammad, di Riau sudah berdiri Qur'an Center atau Maqari yang siap bekerjasama dengan MWL dan Maqari Qur'aniyah.
Berita Terkait :
- Suku Koto Se-Dunia Matangkan Pelantikan PPSKS Riau, Boma: Insya Allah Gubri dan Gubernur Sumbar 0
- In Memoriam Hermansjah Wartawan Senior Medan, Sempat Berkaca Di Istana Siak 0
- Dampingi Masyarakat Miskin, LBHI Batas Indragiri Lahirkan 200 Paralegal0
- Asisten Intelijen Kejati Beri Masukan Dalam Rakor Inflasi Riau0
- Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Gubri Rapat Pengendalian Inflasi di Riau0
_Black11.png)









