- Madrasah Penuh Inovasi, MAN 1 Pekanbaru Cetak Rekor Tertinggi Kelulusan SNBT di Riau
- Dua Dekade Berbagi Kehidupan, KDD Riau Komplek Catat 35.515 Kantong Darah hingga Donor ke-75
- Sekda Bengkalis Menghadiri Kegiatan Penutupan TMMD
- WaBup Bengkalis Buka Kegiatan Internasional Seminar on Arabic Language and Religion
- Pemkab Pelalawan Gelar Apel Siaga Karhutla Jelang Musim Kemarau 2026
- Personil Polsek Turun ke Kolam, Dampingi Warga Budidaya Lele
- Aiptu Hendrick Turun ke Kebun, Polri Jadi Motor Penggerak Ketahanan Pangan Desa
- Polsek Rengat Barat Kawal Program Ketahanan Pangan dari Pertanian hingga Perikanan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Dua Tersangka Diamankan dengan Barang Bukti Shabu dan Ekstasi
- Polsek Keritang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Pengedar Shabu dengan Barang Bukti 8,9 Gram
Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Lapas Tembilahan Kembali Panen Kangkung 40 Kg

TEMBILAHAN - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan berkelanjutan dengan melaksanakan panen kangkung sebanyak 40 kilogram. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 6 April 2026, di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Tembilahan, yang dikelola oleh jajaran Seksi Kegiatan Kerja bersama warga binaan.
Panen tersebut merupakan hasil dari pembinaan kemandirian yang secara konsisten dijalankan di lingkungan lapas. Selain menjadi sarana pembelajaran keterampilan bagi warga binaan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan internal, sehingga mampu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.
Kegiatan ini sejalan dengan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam bidang ketahanan dan kemandirian pangan. Melalui pengelolaan lahan yang produktif, Lapas Tembilahan berupaya menciptakan sistem pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan mental, tetapi juga pemberdayaan ekonomi dan keterampilan praktis.
Kepala Lapas Tembilahan, Prayitno, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. “Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan di dalam lapas. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan warga binaan, kegiatan ini juga memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.(*)
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
_Black11.png)









