Korban Pernah Dicekoki Pelaku dengan Narkoba
Pemerkosaan Ibu Muda di Rohul

Publisher Vol/Syu Gaya Hidup
07 Des 2021, 20:58:02 WIB
Korban Pernah Dicekoki Pelaku dengan Narkoba

Ilustrasi. IST


PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Ibu rumah tangga di Kabupaten Rokan Hulu berinisial Z mengaku menjadi korban pemerkosaan empat pria. Korban juga mengaku kehilangan bayi setelah seorang pelaku membanting buah hatinya.

Selain itu, korban rudapaksa dari teman suaminya itu juga mengaku dicekoki narkoba oleh pelaku. Korban tak berdaya karena diancam pakai senjata dan akan dibunuh kalau bercerita kepada suami ataupun orang lain.

Korban juga mengaku mendapatkan perlakuan tak terpuji lainnya. Di antaranya disiram memakai air seni oleh pelaku. Semuanya ini sudah dilaporkan korban ke Polres Rokan Hulu.

Kapolres Rokan Hulu Ajun Komisaris Besar Eko Wimpiyanto Hartijo menyatakan pihaknya akan membuktikan semua laporan korban itu.

"Dicekoki narkoba akan ditindaklanjuti," kata pria disapa Wimpi ini, Selasa siang, 7 Desember 2021.

Penyidik akan melakukan tes urine kepada korban. Ini untuk membuktikan apakah di tubuh korban memang ada kandungan narkoba.

Terkait tindakan tidak terpuji lainnya, Wimpi menyebut baru sebatas pengakuan korban. Dia menyatakan penyidik akan mencari bukti dengan memeriksa saksi dan tindakan penyidikan lainnya.

Awalnya, kasus ini ditangani Polsek Tambusai Utara. Berkasnya sudah pernah dikirimkan ke kejaksaan negeri setempat dengan tersangka inisial DK.

Berkas DK ini masih kurang dan harus dilengkapi oleh penyidik lagi. Belakangan, korban membuat laporan pemerkosaan lagi terhadap tiga pelaku lainnya.

Polres Rokan Hulu sudah melakukan gelar perkara di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau. Kasusnya dari Polsek ditarik oleh Polres Rokan Hulu.

"Ditarik Polres karena di Polsek masih ada kekurangan," tegas Wimpi.

Menurut Wimpi, korban mengaku diperkosa tidak hanya sekali. Lokasinya juga berbeda-beda setelah korban mendapat ancaman memakai senjata tajam oleh pelaku.

Korban dan para pelaku masih satu dusun. Bahkan seorang pelaku merupakan teman suami korban karena jarak rumahnya sekitar 300 meter.

"Teman sepermainan sejak kecil," ucap Wimpi.  (syu)

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment