- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Rakerda KORMI Dibuka Wako
Pelaku Banting Anak Korban Hingga Meninggal Dunia
Pemerkosaan Ibu Muda di Rohul

Ilustrasi. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Ibu muda berinisial Z di Kabupaten Rokan Hulu melaporkan empat pria yang telah melakukan pemerkosaan terhadap dirinya. Perbuatan itu tidak hanya sekali bahkan korban mengaku pernah digilir oleh pelaku DK, J, M dan H.
Tak sampai di situ, korban rudapaksa berusia 19 tahun ini mengaku kehilangan bayinya akibat ulah pelaku. Korban menyebut bayinya dibanting saat kejadian memilukan itu.
Polres Rokan Hulu tengah mengusut laporan korban ini, selain dugaan pemerkosaan. Empat pelaku yang sudah ditangkap sudah diminta keterangan oleh penyidik.
"Kini tengah mencari fakta dari informasi yang beredar, tapi sesuai dengan berita acara pemeriksaan tidak ada pembunuhan terhadap anak," kata Kapolres Rokan Hulu Ajun Komisaris Besar Eko Wimpiyanto Hartijo SIK, Selasa siang, 7 Desember 2021.
Wimpi menyebut korban juga melapor soal penganiayaan terhadap anaknya yang berujung kematian.
"Ada laporan pembantingan dan perbuatan tidak terpuji lainnya," kata Wimpi.
Di sisi lain, Wimpi menyatakan korban mengaku mengalami pemerkosaan dari Agustus hingga Oktober. Sementara bayi korban meninggal dunia dua pekan lalu.
"Tetap akan ditelusuri apakah ada kaitannya," kata Wimpi.
Sebelumnya, korban hanya melaporkan DK ke Polsek Tambusai Utara. Berkasnya sudah pernah dilimpahkan ke kejaksaan negeri setempat tapi dikembalikan lagi karena masih ada kekurangan.
Belakangan, korban membuat laporan bahwa pemerkosaan tidak hanya dilakukan oleh DK tapi juga tiga pria lainnya. Mereka semuanya sudah diproses oleh Polres Rokan Hulu.
Para pelaku merupakan kenalan suami korban. Satu di antaranya merupakan tetangga dan teman sepermainan korban sejak kecil.
"Jarak rumah korban dengan pelaku DK sekitar 300 meter," ucap Wimpi. (syu)
Berita Terkait :
- Jaksa Minta Hakim Lanjutkan Penipuan Investasi Puluhan Miliar0
- Nasib Ibu di Rohul Diperkosa Empat Pria Bergiliran0
- Jaksa : Berkas Dekan Unri Tersandung Cabul Belum Lengkap 0
- Berkas Karhutla PT Berlian Mitra Inti Lengkap0
- Mahfud MD Sebut Modus Korupsi Berbekal Kenalan dan Kekuatan Politik0
_Black11.png)









