- Jalan Santai HUT RI ke-81 di Siak, Wabup Syamsurizal Ingatkan Warga Waspadai Karhutla
- Sidang Pleno IV Muktamar ke-35 NU Ricuh, Ketentuan Iddah Politik Tak Berubah
- Legislator Dapil Riau Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
- Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis
- Vendor Security RS Awal Bros Dumai Diduga Tarik Uang Pelicin, Manajemen Sebut Sudah Berganti Vendor
- INPEST Inhu Soroti Dugaan Tipikor, Kades Talang Durian Cacar dan Ketua BPD Bakal Dilaporkan
- IPP Pekanbaru Buka Layanan Hapus Tato Gratis di Senapelan
- Selain Bantu UMKM, Hendry Munief Dorong Pelaku Industri Kembangkan Industri Halal
- Kabut Asap Menurun, PDIP Kuansing Turun ke Jalan Bagikan Masker
- DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset Korupsi: Harus Tegas Hukuman Mati Efek Jera Untuk Koruptor
Pelaku Banting Anak Korban Hingga Meninggal Dunia
Pemerkosaan Ibu Muda di Rohul

Ilustrasi. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Ibu muda berinisial Z di Kabupaten Rokan Hulu melaporkan empat pria yang telah melakukan pemerkosaan terhadap dirinya. Perbuatan itu tidak hanya sekali bahkan korban mengaku pernah digilir oleh pelaku DK, J, M dan H.
Tak sampai di situ, korban rudapaksa berusia 19 tahun ini mengaku kehilangan bayinya akibat ulah pelaku. Korban menyebut bayinya dibanting saat kejadian memilukan itu.
Polres Rokan Hulu tengah mengusut laporan korban ini, selain dugaan pemerkosaan. Empat pelaku yang sudah ditangkap sudah diminta keterangan oleh penyidik.
"Kini tengah mencari fakta dari informasi yang beredar, tapi sesuai dengan berita acara pemeriksaan tidak ada pembunuhan terhadap anak," kata Kapolres Rokan Hulu Ajun Komisaris Besar Eko Wimpiyanto Hartijo SIK, Selasa siang, 7 Desember 2021.
Wimpi menyebut korban juga melapor soal penganiayaan terhadap anaknya yang berujung kematian.
"Ada laporan pembantingan dan perbuatan tidak terpuji lainnya," kata Wimpi.
Di sisi lain, Wimpi menyatakan korban mengaku mengalami pemerkosaan dari Agustus hingga Oktober. Sementara bayi korban meninggal dunia dua pekan lalu.
"Tetap akan ditelusuri apakah ada kaitannya," kata Wimpi.
Sebelumnya, korban hanya melaporkan DK ke Polsek Tambusai Utara. Berkasnya sudah pernah dilimpahkan ke kejaksaan negeri setempat tapi dikembalikan lagi karena masih ada kekurangan.
Belakangan, korban membuat laporan bahwa pemerkosaan tidak hanya dilakukan oleh DK tapi juga tiga pria lainnya. Mereka semuanya sudah diproses oleh Polres Rokan Hulu.
Para pelaku merupakan kenalan suami korban. Satu di antaranya merupakan tetangga dan teman sepermainan korban sejak kecil.
"Jarak rumah korban dengan pelaku DK sekitar 300 meter," ucap Wimpi. (syu)
Berita Terkait :
- Jaksa Minta Hakim Lanjutkan Penipuan Investasi Puluhan Miliar0
- Nasib Ibu di Rohul Diperkosa Empat Pria Bergiliran0
- Jaksa : Berkas Dekan Unri Tersandung Cabul Belum Lengkap 0
- Berkas Karhutla PT Berlian Mitra Inti Lengkap0
- Mahfud MD Sebut Modus Korupsi Berbekal Kenalan dan Kekuatan Politik0
_Black11.png)









