- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
- Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi Penguatan Diplomasi Bebas Aktif
- Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026 Resmi Dibuka, 728 Karateka Siap Bertanding
- INKAI Prestasi Juara Umum Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026
- Lewat Neo Energy Meet Up di Pekanbaru
- SD Darma Yudha Kembali Gelar Latihan Ekskul Karate Inkanas
- Jaga Pulau Padang Tetap Bebas Asap, Pemkab Meranti Gandeng RAPP
- Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan Anak, RAPP Dukung Penguatan Kader
Korut Tembak Rudal Balistik, Korsel Panik Minta Warga Evakuasi

VokalOnline.Com-- Korea Utara dilaporkan kembali menembakkan rudal balistik yang belum teridentifikasi pada Rabu (2/11) pagi waktu setempat hingga memicu Korea Selatan mengeluarkan peringatan evakuasi.
Penyiar lokal YTN menuturkan Korsel mengeluarkan peringatan serangan udara dan imbauan evakuasi bagi warga di sejumlah wilayah terutama Pulau Ulleungdo, pesisir pantai timur negaranya tak lama setelah Korut menembakkan rudal balistiknya.
Rudal balistik Korut itu dilaporkan mengarah ke Pulau Ulleungdo sebelum jatuh di Laut Timur atau Laut Jepang.
"Korea Utara menembakkan rudal balistik yang belum teridentifikasi ke arah Laut Timur," bunyi pernyataan Kepala Staf Gabungan Militer Korsel seperti dikutip AFP.
Sementara itu, Jepang menuturkan Korut menembakkan dua rudal balistik ke perairan tersebut. Satu rudal ditembakkan ke timur dan satu lagi diarahkan ke
Menteri Pertahanan Jepang menuturkan peluncuran rudal balistik Korut kali ini tidak dapat ditoleransi lagi. Tokyo menuturkan telah melayangkan protes keras melalui jalur diplomatik atas uji coba rudal hari ini.
Uji coba rudal balistik Korut ini berlangsung ketika Korsel dan AS menggelar latihan militer besar-besaran. Latihan bersama semacam itu memang kerap membuat geram Korut karena dinilai dilakukan AS-Korsel untuk bersiap menyerang negaranya.
Rezim Kim Jong Un juga telah melayangkan desakan agar AS dan Korsel menghentikan latihan militer skala besar itu dengan menyebutnya sebagai provokasi yang dapat "memicu langkah yang lebih kuat".
Korut memang semakin getol melakukan uji coba rudal tahun ini kala relasinya dengan AS kembali memburuk. Pyongyang mengatakan serangkaian peluncuran rudal baru-baru ini merupakan tanggapan terhadap tindakan "bermusuhan" AS dan sekutu yang dinilai mengancam negaranya.**Syafira
Berita Terkait :
- Izinkan Natal-Halloween, Apa Benar Saudi Larang Perayaan Maulid Nabi?0
- Mengapa Paham Wahabi Ditolak di Indonesia0
- Cerita WNI Selamat dari Tragedi Halloween Itaewon Menyayat Hati0
- Menteri Israel Diklaim Masuk Daftar Musuh Ukraina yang Patut Dibunuh 0
- Bisakah Kreator Konten Twitter Dapat Duit bak YouTuber?0
_Black11.png)








