- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Lantai Tiga Vihara Buddhasasana Bagansiapiapi Terbakar, Api Cepat Dapat Dipadamkan

Bagansiapiapi, VokalOnline.Com - Gedung lantai Tiga Vihara Buddhasasana Jalan Sumatera Nomor 22-28 Bagansiapiapi Rohil,Senin (22/7/2024) Jam 12.45 WIB kemaren terbakar.

Namun kobaran api dapat dipadamkan oleh warga dan bantuan 2 unit Damkar milik Pemkab Rohil.
Warga sekitar Vihara ini terkejutkan melihat kepulan asap tebal dan api dari lantai tiga Vihara tersebut.
Dalam hitungan menit warga dan pedagang PKL disekitar Vihara berjibsky memadamkan api.
Setelah berjuang hampir 30 menit api di lantai tiga ini dapat dipadamkan.
Kapolsek Bangko,Kompol Ihut Tua Manjolo SH.MH dan Unit Reskrim terlihat berada di TKP.
Api berhasil dijinakan namun barang-barang rusak terbakar.
Walau tidak ada korban jiwaditaksir kerugian puluhan juta rupiah.
Kompol Ihut Tua Manjolo SH.MH dan Unit Reskrim menyisir lantai Vihara tersebut.
Tepat diatas WC terlihat ada sambungan kabel listrik sisa kebakaran yang diduga asal percikan api dari arus pendek.
" Mendapat informasi ada kebakaran,kami ke TKP, api padam kami cek TKP, " Ucap Perwira Menengah Melati satu dipundak ini.
Vihara Buddhasasana ini dulunya dijadikan Vihara ummat Budha diresmikan 28 Desember 1968.
Awalnya Tahun 1968 dibangun berbahan kayu dan dipugar dengan bangunan permanen serta diresmikan 15 Juli 2009 lalu.
Saat diresmikan turut hadir ditengah ummat Budha Tionghoa saat itu Biksu Ashin Jimarakkhita dan rombobgan dari Pulau Jawa.
Pasca musibah ini,pengurus Vihara lansung membersihkan dari sisa-sisa barang-barang yang terbakar,Selasa (24/7/2024) terlihat kondisinya seperti biasa dan dipakai untuk ibadah.(Hy)
Berita Terkait :
_Black11.png)









