- Dari Bibit ke Panen, Bhabinkamtibmas Tanjung Harapan Gasskan Program Cabe dan Selada
- Briptu Pirima Kawal Jeruk Kuala Gaung, Polsek GAS Pastikan Ketahanan Pangan Tumbuh Subur
- Pemkab Kuansing Undang Qari Internasional di Pembukaan MTQ Riau
- Sekretaris Dinas Kominfo Kuansing, Apresiasi Respons Komunikasi Antara TVRI dan Pemkab Terjalin Baik
- Jelang MTQ ke-44 Provinsi Riau, Pemkab Kuansing Perbaiki Lampu Penerangan Jalan
- Pawai Budaya dan Islami Jadi Andalan Kuansing Sambut MTQ Riau ke 44 Libatkan 4 Ribu Unsur Masyarakat
- Bhabinkamtibmas Pengalihan Sambangi Pekarangan Warga Dukung Program Ketahanan Pangan
- Dari Akar Mangrove hingga Paket Sembako, Kapolres Farouk Oktora Tebar Cinta untuk Terusan Kempas
- Dari Lorong Petern ke Meja Dapur, Polsek Enok Kawal Cabai dan Jahe Merah Warga
- Polsek Enok Kolaborasi dengan Guru SMPN 2 Enok, Cabai di Desa Pegalihan Jadi Bukti Aksi Nyata
Luhut: 69 Persen Pasien Meninggal Belum Vaksin Sejak Omicron Merebak

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengimbau percepatan pemenuhan vaksin kepada lansia dan kelompok yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid.
Jakarta, VokalOnline.Com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengimbau percepatan pemenuhan vaksin kepada lansia dan kelompok yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid.
Luhut merinci, sejak Omicron merebak, sebanyak 69 persen pasien terpapar yang belum melakukan vaksin, meninggal dunia. Kelompok tersebut dari orang yang memiliki penyakit bawaan dan lansia.
"Data menunjukkan 69 persen belum divaksin meninggal di angka terakhir ini. Mayoritas pasien dirawat berat kritis dan meninggal para lansia. Lansia kalau belum vaksin, cepat vaksin sekarang," perintah Luhut dalam keterangan resminya, Senin (7/2).
Luhut juga memperingatkan kepada kelompok yang kerap menyerukan gerakan anti-vaksin terhadap dirinya atau masyarakat agar bertanggung jawab jika ada yang meninggal karena terpapar dengan gejala berat akibat tidak melakukan vaksin.
"Saya mohon orang-orang yang menggunakan atau dirinya untuk menganjurkan jangan vaksinasi, anda bertanggung jawab di komunitasmu kalau ada orang yang meninggal karena tidak di vaksin. Kita bicara pakai data," tegas Luhut dilansir dari cnn indonesia.
Luhut menjelaskan, jumlah kematian pasien yang belum melakukan vaksin sebanyak 357 pasien semenjak terdeteksinya varian Omicron."Dari data ini saya minta dipegang betul dan minta perhatian terutama orang yg menganjurkan tidak vaksin. Dari 357 pasien meninggal dari sejak omicron jalan, 42 persen memiliki komorbid. 44 persen lansia. Ini yang ingat 69 persen belum vaksinasi lengkap. Jadi kelompok komorbid, hipertensi, diabetes," terangny.**Vol/Jn
Berita Terkait :
- Senegal Juara Piala Afrika 20210
- Penghargaan Bergengsi, Zulmasyah Sampaikan ke Gubri Ada 5 Wartawan di Riau Terima PCNO0
- Benarkah Omicron Bergejala Lebih Ringan, tetapi Lebih Berbahaya Dibanding Delta?0
- Bejat, Pimpinan Ponpes di Mamuju Diduga Cabuli 7 Santrinya0
- Pedagang Gorengan Di Pasar Banyumas Terancam Gulung Tikar0
_Black11.png)









