- Pesangon 10 Pekerja Tak Dibayar Usai PHK Sepihak, PT Awal Bros Bumi Pusaka Diduga Kebal Hukum
- Paksa 10 Pekerja Teken Surat Pengunduran Diri, HRD dan Manager SPPBE PT Awal Bros Dilaporkan
- Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
- BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
- Revolusi Keuangan Puskesmas di Inhil, Satu Rekening untuk Banyak Transaksi
- JMSI Riau Targetkan Seluruh Wartawan Anggota Bersertifikat UKW pada 2027
- Minta Masukan atas RUU Daerah Kepulauan, Hendry Munief: Menyesuaikan Kebutuhan Daerah
- Antisipasi Dampak AI pada Industri Pers, Syahrul Aidi Minta DPR Siapkan RUU Regulasi Digital
- VokalOnline ikuti Webinar Merajut Nusantara
- BKSAP DPR RI Dorong Riau Perkuat Kerja Sama dengan Jepang
Mafia Tanah Bangkit, Bermain Lagi di Sinaboi

Rohil, VokalOnline.Com - Saling klaim terkait adanya mafia tanah, sehingga Selasa (8/3/2022) kemaren kedua belah pihak di undang Camat Sinaboi bertemu di kantor Camat setempat.
Sejak pagi kelompok R yang mengklaim lahan 121 hektar milik mereka terlihat kasak-kusuk di kantor Camat. Namun sayang ketika kelompok UUN datang, R cs ngacir alias pergi dari kantor tersebut tanpa alasan entah kemana.
Pertemuan yang dihadiri Kakan Satpol PP, Camat Sinaboi T Edison, Kanit Reskrim Polsek Sinaboi dan kelompok masyarakat berembuk di ruang pertemuan tersebut. UUN dan warga lainnya menyebutkan lahan seluas 121 hektar tersebut memiliki surat lengkap sebagai dasar mereka menjelaskan untuk lahan perkebunan.
"Itu lahan hibah, sudah dibagikan ke masyarakat dan tidak dapat kami hentikan serangannya karena akan ditanami, kita punya surat," ucap UUN dan beberapa anggota kelompok lainnya. Dalam dialog tersebut warga bahwa R dan teman-temanya saat ini sudah 2 kali di panggil Satreskrim Polres Rohil, Jumat 4 Maret 2022 dan Selasa 8 Maret 2022 juga atas kasus lahan yang di laporkan HA.
" R ini dilaporkan HA lahan 100 hektar, sudah dua kali memanggil polisi polisi" panggilan warga dan disebut sebagai mafia tanah. Mencuatnya kasus saling klaim di Kecamatan Sinaboi ini terjadi sejak pergantian Camat.
Pihak penyidik Polres Rohil, Camat Sinaboi T Edison membenarkannya. " R dan teman-teman di panggil bukan atas lahan yang kita bahas hari ini, melainkan lahan lain, besok (hari ini Rabu 9/3/2022) memenuhi panggilan tersebut karena hari ini ikut rapat disini, " jawab Edison.
Terpisah masyarakat Sinaboi, Rabu (9/3/2022) menyebutkan setelah lama tak mendengar kasak-kusuk kasus lahan sejak camat baru kembali mencuat. " Kami paham, masyarakat Sinaboi yang mana, lalu siapa orang-orang tersebut. Kita minta proses penegakan hukum terhadap orang-orang tersebut berjalan, "ucap sumber tanpa merinci maksudnya. (Yan)
Berita Terkait :
- DWP Kabupaten Bengkalis Gelar Peringatan Isra Miraj 0
- Cabuli Anak Dibawah Umur, Buruh Berurusan dengan Polres Rohil0
- Jelang Ramadan, Harga Cabai di Pekanbaru Makin Pedas0
- Dalam Sekejap, 3 Pengedar Sabu Diringkus Polsek Seberida0
- Mahasiswa FISIP Unri Minta Hakim Hukum Berat Dekan Terdakwa Cabul0
_Black11.png)









