- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
Media Asing Soroti Kunjungan Jokowi ke AS Terkait Kerja Sama Mineral

Media asing soroti kunjungan Jokowi ke AS untuk bertemu Joe Biden yang disebut bakal memperdalam kerja sama di bidang mineral. (AP Photo/Alex Brandon, Pool)
Jakarta, VokalOnline.Com - Media asing menyoroti kunjungan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Amerika Serikat untuk bertemu Presiden Joe Biden.
Media yang berbasis di Singapura, The Straits Times, menuliskan artikel berjudul "Indonesia dan AS akan meningkatkan hubungan saat Biden bertemu Widodo, sebut pejabat Washington" pada Senin (13/11).
Di paragraf pertama, mereka menuliskan Indonesia dan AS akan memperdalam kerja sama di sejumlah bidang ketika melaksanakan pertemuan bilateral pada hari ini, Senin (13/11).
"Kami akan membawa kemitraan kami ke tingkat yang benar-benar baru, mengumumkan kerja sama komprehensif," kata salah satu pejabat AS di laporan itu.
Dia kemudian berujar, "Dalam banyak hal untuk membangun keterlibatan mendalam kami di Asia Tenggara dan fakta bahwa kami melakukan hal-hal baru dan penting dengan banyak pemimpin di kawasan tersebut."
Pejabat lain mengatakan pertemuan kedua pemimpin ini harus dilihat sebagai bagian dari serangkaian upaya untuk membangun kemitraan yang lebih kuat di Indo-Pasifik.
Dalam pertemuan itu, lanjut dia, AS dan Indonesia juga akan menegaskan kembali pendekatan bersama terkait peluang serta tantangan yang dihadapi kedua negara.
Para pejabat juga mengatakan Indonesia dan AS berada di tahap awal "jalur kerja sama di bidang mineral penting di masa depan".
Indonesia menghadapi kendala untuk mengekspor mineral ke AS karena Undang-Undang Pengurangan Inflasi (IRA) yang disahkan pada 2022.
UU itu memberi perlakuan istimewa ke mitra perdagangan bebas. Sementara itu, RI tak memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan AS.
Indonesia, lanjut laporan ST, sedang melobi AS untuk memberi status pengecualian.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhamad Iqbal mengatakan kunjungan Jokowi ke AS salah satunya untuk membahas kerja sama ekonomi.(fit)**
Berita Terkait :
- Yordania hingga Saudi Tolak Usul Iran Embargo Minyak ke Israel0
- Erdogan di OKI: Perlu Gencatan Senjata Permanen, Bukan Cuma Jeda0
- Satu Keluarga WNI dari Gaza Selatan Palestina Berhasil Dievakuasi0
- Seberapa Panjang Jaringan Terowongan Metro Gaza Buatan Hamas?0
- Erdogan Ogah Temui Menlu AS Blinken di Turki0
_Black11.png)









