- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
- Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Menteri Kabinet PM Rishi Sunak Mundur karena Pesan

VokalOnline.Com-- Menteri untuk Kantor Kabinet Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, Gavin WIlliamson, mundur dari jabatan setelah diduga merundung dan intimidasi pegawai senior dengan pesan "gorok leher".
Pengunduran diri itu diungkap Williamson melalui surat yang diunggah di media sosialnya pada Rabu (9/11). Dalam surat itu, ia mengaku mundur karena menerima pengaduan terkait pesan teksnya terhadap seseorang.
Meski begitu, ia mengaku telah meminta maaf kepada sang penerima pesan.
"Saya telah memutuskan mundur dari kabinet sehingga saya dapat sepenuhnya mematuhi proses pengaduan yang sedang berlangsung dan membersihkan nama saya dari segala kesalahan," kata Williamson melalui unggahannya di Twitter.
Diberitakan The Guardian, pengaduan ini diajukan oleh mantan ajudan Whitehall ke Skema Pengaduan dan Pengaduan Independen (ICGS).
Williamson diduga mundur setelah tersiar kabar bahwa dia mengirim pesan berisi sumpah serapah kepada mantan Kepala Tory Whip Wendy Morton lantaran tidak diundang ke pemakaman Ratu Elizabeth.
Dia juga diduga mengatakan kepada seorang pegawai untuk "menggorok leher" dan "melompat keluar jendela" saat masih menjadi menteri pertahanan.
Akibatnya, Williamson kini telah diselidiki atas tiga kasus. Dua kasus berkaitan dengan laporan ICGS dan satu merupakan penyelidikan internal.
Terkait kasus ini, Kantor Whip Konservatif menyatakan Williamson bakal tetap jadi anggota parlemen Tory untuk sementara. Juru bicara kantor mengatakan pihaknya bakal menunggu hingga proses pengaduan terhadap Williamson rampung.
PM Rishi Sunak juga telah memberikan komentar terkait pengunduran diri menterinya. Sunak mengaku sudah menerima surat pengunduran diri Willamson dengan berat hati. Namun Sunak berujar dia mendukung keputusan mantan anggota kabinetnya itu untuk mundur.
Sunak juga menyampaikan terima kasih kepada Williamson karena telah mendukung dan setia selama ini. Dia juga berterima kasih atas kinerja sang mantan pertahanan itu selama di pemerintahan.
Pengunduran diri Williamson ini menjadi yang ketiga kalinya bagi dia mundur dari kabinet. Dia sebelumnya dipecat sebagai Menteri Pertahanan oleh Theresa May. Dia juga pernah dipecat dari posisi Menteri Pendidikan oleh Boris Johnso**Syafira
Berita Terkait :
- Warga China Tolak Karantina Covid Ditangkap Polisi0
- 12 Anggota Keluarga Jadi Korban Tewas Jembatan Ambruk di India0
- Saudi Pernah Gempar Gegara Pangeran MbS Tangkap Adik Raja Salman0
- China Akan Pamer Sistem Pertahanan Canggih Anti-Drone di Guangdong0
- Sinyal Kuat Putin ke Jokowi Bakal Absen di KTT G20 di Bali0
_Black11.png)








