- Pernikahan Putri H Dheni Kurnia Berlangsung Khidmat, UAS Beri Nasihat kepada Kedua Mempelai
- Agrinas Palma Nusantara Bantu 110 Anak Stunting di Rokan Hulu, Salurkan Susu dan Vitamin
- Syahrul Aidi Serukan Penghormatan HAM bagi Minoritas Muslim di Forum Parlemen Dunia
- Murid MAN 1 Pekanbaru Raih Bronze Medal di Olimpiade Astronomi Internasional IOAA Hanoi
- Jarak Pandang Hanya 3–4 Meter di Kelok 17, Pengendara Diminta Ekstra Waspada
- Talang Mamak Diduga Diintimidasi, Yusmilar dan Asmuri Disebut Kerahkan Preman Bayaran
- Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla, Polsek Kuala Cenaku Turun Dampingi Petani
- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
Muhadjir Prediksi Puncak Arus Mudik 2022 Terjadi hingga H+1 Lebaran

Ilustrasi. Pemerintah memperkirakan puncak arus mudik terjadi hingga H+1.
Jakarta, VokalOnline.Com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memperkirakan puncak arus mudik pada tahun ini bisa terjadi pada rentang H-5 hingga H+1 lebaran.
"Biasanya H-5 sampai H+1," kata Muhadjir kepada CNNIndonesia.com, Jumat (8/3).
Bila Hari Raya Idulfitri 1443 H nantinya jatuh pada 2 Mei, artinya puncak arus mudik bisa terjadi pada 27 April hingga 3 Mei 2022. Meski demikian, sampai saat ini pemerintah melalui Kementerian Agama belum memutuskan kapan 1 Syawal 1443 H atau Hari Raya Idulfitri tahun ini akan tiba.
Muhadjir mengatakan skenario puncak arus mudik tahun ini bisa sampai H+1 lebaran tak lepas dari hasil survei Kemenhub bahwa jumlah pemudik tahun ini diperkirakan di atas 80 juta orang.
Muhadjir juga menyatakan pemerintah berupaya jauh-jauh hari untuk menyiapkan pelbagai fasilitas penunjang bagi pemudik.
"Kita harus mempersiapkan sebaik-baiknya aturan mudik, karena masih di dalam masa pandemi. Meskipun kasus sudah menurun tapi waspada kita harus tetap tinggi," kata Muhadjir dalam keterangan resminya diterbitkan Kemenko PMK.
Muhadjir mengaku telah mengecek seluruh kesiapan transportasi untuk mudik. Mulai dari prosedur yang disiapkan baik di bandara maupun stasiun. Termasuk gerai untuk vaksinasi dosis 1 dan 2 maupun booster yang jadi syarat mudik.
"Sekaligus juga kondisi pesawat dan keretanya. Kita ingin betul nanti untuk supervisi pemeriksaan terhadap kondisinya harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sehingga jangan sampai ada kejadian yang tidak diharapkan selama mudik. Baik pemberangkatan maupun baliknya," kata dia.**vol/jn
Berita Terkait :
- Terlilit Utang Rp5 Miliar Alasan Karyawan Bergaji Rp60 Juta Rampok BJB0
- Kemenag Minta Warga Tak Bagi Zakat Secara Massal0
- Luhut Manut Jokowi, Setop Bicara Penundaan Pemilu0
- Jakarta Jadi Provinsi Paling Banyak Varian Diwaspadai WHO0
- Penasihat Ahli Gubri Bahas Sinergitas Informasi dan Komunikasi Publik 20220
_Black11.png)








