- Dari Desa untuk Negeri, Polsek Kelayang Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Sambang Petani
- Bibit Sampai ke Panen, IPTU Andi Purba Kawal Jagung Teluk Sungka Bersama Warga
- Cabe Sungai Iliran Disambangi Aipda Andromik, Produktivitas Warga Jadi Fokus Polsek GAS
- Bhabinkamtibmas Desa Sungai Pasir Putih Tinjau Kesehatan dan Produktivitas Ternak Sapi Warga
- Dari Bibit ke Panen, Bhabinkamtibmas Tanjung Harapan Gasskan Program Cabe dan Selada
- Briptu Pirima Kawal Jeruk Kuala Gaung, Polsek GAS Pastikan Ketahanan Pangan Tumbuh Subur
- Pemkab Kuansing Undang Qari Internasional di Pembukaan MTQ Riau
- Sekretaris Dinas Kominfo Kuansing, Apresiasi Respons Komunikasi Antara TVRI dan Pemkab Terjalin Baik
- Jelang MTQ ke-44 Provinsi Riau, Pemkab Kuansing Perbaiki Lampu Penerangan Jalan
- Pawai Budaya dan Islami Jadi Andalan Kuansing Sambut MTQ Riau ke 44 Libatkan 4 Ribu Unsur Masyarakat
Operasi Pasar Minyak Goreng Curah Murah Pemprov Riau Diserbu Warga

Pekanbaru, Vokalonline.Com- Operasi pasar minyak goreng murah yang digelar Pemprov Riau di Pasar Selasa, Panam Pekanbaru diserbu masyarakat setempat. Warga berbondong-bondong datang ke Pasar Selasa untuk membeli minyak goreng curah murah dengan membawa jerigen kosong.
Syaratnya cukup mudah, warga cukup hanya dengan membawa foto copy KTP yang kemudian didata oleh petugas tidak ada pembatasan jumlah minyak goreng yang dibeli oleh warga. Warga dapat membeli minyak goreng curah dengan harga miring, hanya Rp 14.500 rupiah perkilogram.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Riau, Lisda Erni, Rabu (1/6/2022) mengatakan, total ada 7.500 kilogram minyak curah subsidi yang disediakan oleh dinas perindustrian dan perdagangan Provinsi Riau dalam kegiatan operasi pasar minyak curah.
"Minyak goreng curah dijual dengan harga 14.500 perkilogram, warga yang membeli minyak goreng tidak dibatasi dan diperuntukan kepada masyarakat umum," kata Lisda.
Operasi pasar minyak goreng curah dilakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng yang lebih murah dari kemasan sederhana dan premium.
Sementara saat disinggung apakah program ini masih akan terus berlanjut meski sudah ada kebijakan pencabutan subsidi dari pemerintah pusat, pihaknya belum bisa memastikan.
"Memang program ini kan awalnya dulu direncanakan hanya enam bulan, kalau tidak salah kita mulai dulu di bulan Februari, seperti apa kelanjutanya kita tunggu arahan dari pusat lah," katanya. **Fira
Berita Terkait :
- Apresiasi Gagalkan Upaya Jambret, Dishub Dan Mitra Beri Reward Jukir0
- AMPR Nyatakan Sikap, Siap Menjaga Marwah Datuk Setia Amanah0
- Polisi Diminta Ungkap Actor Pemukulan Wartawan Meranti Ali Imran0
- Taufik Tambusai: Hargai Kami, Jangan Pancing Perpecahan0
- JMSI Riau Mengutuk Aksi Premanisme Terhadap Wartawan Di Meranti0
_Black11.png)









