- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
- Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Pegawai Pertamina WFH Hari Ini Ikuti Imbauan Cuaca Ekstrem Heru Budi

Pegawai PT Pertamina (Persero) melakukan work from home (WFH) hari ini, Rabu (28/12), imbas prediksi cuaca ekstrem. Ilustrasi
Jakarta, VokalOnline.Com -- Pegawai PT Pertamina (Persero) melakukan work from home (WFH) hari ini, Rabu (28/12), imbas prediksi cuaca ekstrem. Hal itu sejalan dengan imbauan WFH dari Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.Pjs VP Corporate Communication Pertamina Heppy Wulansari mengatakan WFH hari ini merupakan antisipasi keselamatan pekerja. Ia mengklaim pegawai Pertamina bisa lebih fokus jika bekerja dari rumah."Selain sebagai upaya mitigasi dan antisipasi keselamatan pekerja, juga manajemen berharap pekerja bisa lebih fokus dengan bekerja dari rumah dalam kondisi yang diprediksikan akan adanya cuaca ekstrem terjadi hari ini," kata Heppy, Rabu (28/12), dikutip dari detikcom.Meski hari ini WFH, perusahaan menegaskan ketersediaan pasokan BBM dan LPG yang dibutuhkan masyarakat luas tidak terganggu."Hal ini (WFH) tidak mengganggu ketersediaan pasokan BBM dan LPG," tegas Heppy.Sebelumnya, Heru Budi mempersilakan perusahaan di Jakarta untuk menerapkan kebijakan WFH menyusul potensi badai dahsyat yang diprediksi akan terjadi hari ini.Heru menekankan selain menghindari potensi cuaca ekstrem, kebijakan WFH ini juga dipercaya bisa menekan kemacetan jelang malam pergantian tahun 2023."Kalau memang nanti jam kerja, masing-masing (perusahaan) swasta bisa mengambil kebijakan untuk WFH," kata Heru di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (27/12).Ia menerangkan Pemprov DKI juga akan melakukan pengerukan kali dan sungai di wilayah Jakarta untuk meminimalisasi potensi banjir.Di lain sisi, BNPB bersama TNI AU dan BRIN menerapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC) guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem, hujan deras dan badai yang diprediksi akan terjadi."Pak Isnawa Adji (Kepala BPBD DKI Jakarta) sudah berkoordinasi dengan BRIN, TNI AU, siang ini untuk mengantisipasi tanggal 28 dan seterusnya. Mungkin kita pecah dengan konsep TMC, dan pengerukan kali lah. Mudah-mudahan tidak datang lah bencana itu," ungkap Heru. **Syafira
Berita Terkait :
- Gerai Mixue Menjamur, Kenapa Harga Es Krimnya Bisa Murah?0
- Kejati Riau Sikat Pabrik Yang Mainkan Harga TBS Milik Petani Tahun 20230
- Menteri KKP Akan Batasi Kuota Penangkapan Ikan Mulai Januari 2023 0
- Jokowi Resmikan Bendungan Sadawarna: Awas Padi Indramayu Tak Naik0
- Wapres Bidik Rasio Kewirausahaan RI Capai 3,95 Persen pada 2024 0
_Black11.png)








