- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Pelepasan Siswa SMA Negeri 1, Pemkab Meranti Harap Lanjut ke Pendidikan Tinggi

MERANTI, VokalOnline.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti mengharapkan anak-anak daerah yang baru menyelesaikan pendidikan di sekolah menengah atas (SMA) sederajat, untuk bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Hal itu disampaikan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Kepulauan Meranti Rokhaizal, saat menghadiri pelepasan siswa ke XII SMA Negeri 1 Tebingtinggi, Sabtu (27/4/2024), di Afifa Sport Center Selatpanjang.
"Kepada kepala sekolah dan para guru, saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dedikasinya, dalam membimbing siswa sehingga mencapai titik ini," kata Rokhaizal.
Dia menyebutkan, peran pendidikan sangat penting dalam menghasilkan generasi bangsa berkualitas, khususnya untuk kemajuan Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Semoga ini bukan titik akhir, tapi bisa dilanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. Persiapkan diri untuk meraih prestasi lebih baik lagi di masa depan," harapnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Tebingtinggi Poyadi melaporkan tahun 2024 ini atau angkatan 52, ada 245 siswa-siswi yang menamatkan pendidikan di sekolah tersebut. Rinciannya, 160 program IPA dan 85 program IPS.
"Saya sangat berterimakasih sekali, orang tua murid, komite sekolah hingga para siswa membuat suatu gagasan untuk melaksanakan acara pelepasan ini. Sudah dua tahun kita tidak membuat acara pelepasan siswa, karena pandemi dan kendala lainnya," terang Poyadi. (Bom)
Berita Terkait :
_Black11.png)









