- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
- Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Pemerintah Raup Rp4 Triliun dari Lelang Enam Sukuk

Pemerintah meraup Rp4,27 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (17/5). Ilustrasi.
Jakarta, VokalOnline.Com - Pemerintah menyerap Rp4,27 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara. Raupan dana itu 25 persen dari total penawaran yang masuk sebesar Rp17,02 triliun.
"Pemerintah melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara pada tanggal 17 Mei 2022 untuk seri SPNS15112022, PBS031, PBS032, PBS029, PBS034, dan PBS033," jelas Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (18/5). dilansir dari cnn indonesia.
Jika dirinci, serapan dana terbesar berasal dari seri PBS029 sebesar Rp1,45 triliun. Surat utang yang jatuh tempo pada 15 Maret 2034 ini menawarkan tingkat imbalan senilai 6,37 persen dengan imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang 7,04 persen.
Kemudian, seri PBS034 mengekor dengan nilai Rp1,23 triliun dan akan jatuh tempo pada 15 Juni 2039. Pemerintah memberikan tingkat imbalan sebesar 6,5 persen dan yield rata-rata tertimbang 7,24 persen.
Selanjutnya, pemerintah menyerap Rp802 miliar dari seri PBS033. Seri sukuk ini bakal jatuh tempo pada 15 Juni 2047 dan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,75 persen. Dari seri PBS032, pemerintah meraup Rp545 miliar dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 4,87 persen. Jatuh tempo seri sukuk ini pada 15 Juli 2026.
Kemudian, seri SPNS15112022 meraup Rp125 miliar dengan tingkat imbal diskonto. Adapun tanggal jatuh temponya ialah 15 November 2022.
Sementara itu, seri PBS031 menerima tawaran masuk Rp2,86 triliun, namun tak ada yang dimenangkan dari seri tersebut.**vol/jn
Berita Terkait :
- Netflix PHK 150 Karyawan Usai Kehilangan Banyak Pelanggan0
- Tak Ada Hambatan, Jaksa Agung Jamin Korupsi Exspor CPO Tuntas0
- Harga Anjlok, Gubri Kumpulkan Asosiasi Pengusaha Sawit0
- Sikapi Penurunan Harga Sawit, Ini yang Akan Dilakukan Gubri0
- Dubes Arab Saudi Kirim Hadiah untuk Pemprov Riau0
_Black11.png)








