- Dheni Kurnia Nahkodai JMSI Riau 2025-2030, Siap Wujudkan Media Siber Berintegritas
- RAPP Gelar Sunatan Massal bagi 30 Anak di Desa Air Hitam
- Diskominfotik Kabupaten Bengkalis Menggelar FGD dengan KIM
- Pererat Silaturahmi, Civitas Akademika Universitas Riau dan Pemkab Bengkalis Makan Malam Bersama
- Polres Indragiri Hilir Gelar Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
- Dukung Asta Cita, Polsek Keritang Pantau dan Rawat Jagung di Dusun Pelangi
- HUT Bhayangkara ke-80: Polsek Keritang Gelar Donor Darah
- Rayakan HUT ke-80, Polsek Keritang Tebar Kepedulian Lewat Bansos Sembako
- Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat, Dodi Nefeldi Masuk Daftar Nominator JMSI Award
- Bhabinkamtibmas Dukung Program Ketahanan Pangan di Desa Lintas Utara
Pemko Pekanbaru Susun Formasi CPNS 2026, Tenaga Kesehatan dan Guru Jadi Prioritas
20.jpg)
PEKANBARU, VokalOnline.Com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menyusun kebutuhan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026. Penyusunan ini dilakukan menyusul permintaan pemerintah pusat agar daerah mengajukan usulan sesuai kebutuhan masing-masing.
Kepala BKPSDM Kota Pekanbaru, Samto mengatakan hingga saat ini pihaknya masih dalam tahap penghitungan kebutuhan pegawai di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
“Sekarang kami masih menyusun dan menghitung kebutuhan formasi yang akan diajukan ke pusat, disesuaikan dengan kondisi riil di OPD,” ujarnya Selasa (14/4/2026).
Menurutnya, proses perhitungan tersebut tidak terlepas dari keberadaan tambahan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang telah lebih dulu direkrut.
“Karena sudah ada tambahan ASN dari PPPK, tentu ini menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan jumlah formasi CPNS yang diusulkan,” jelasnya.
Ia menyebutkan, kebutuhan ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru saat ini masih didominasi oleh sektor pelayanan dasar, terutama tenaga kesehatan dan tenaga pendidik.
“Untuk saat ini, yang paling banyak dibutuhkan masih di sektor kesehatan dan pendidikan,” katanya.
Meski usulan formasi tengah disiapkan, Samto menegaskan bahwa pembukaan seleksi CPNS sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Daerah hanya sebatas mengajukan kebutuhan.
“Kita menunggu kebijakan resmi dari pusat. Kalau nanti dibuka, tentu kita siap dengan usulan formasi yang sudah disusun,” tutupnya.
Secara nasional, pemerintah memang memberi sinyal akan memprioritaskan formasi tenaga kesehatan dan guru pada seleksi CPNS 2026. Namun, kepastian jadwal pelaksanaan masih menunggu keputusan kementerian terkait.(**)
Berita Terkait :
- Kampar Satu-satunya Kabupaten yang Menjadi Pilot Project TP2DD 0
- Bupati Rohul Tinjau Pos Pengamanan PSU0
- Bawaslu Sambut Ide KPU Kampar Jemput Bola ke Desa0
- Rekening Nasabah Beberapa Kali Dibobol, Sistem Keamanan Bank Riau Lemah?0
- Bank Riau Kepri Ganti Uang Rp1,3 Miliar Nasabah yang Dibobol, Uang dari Mana?0
_Black11.png)









