- Matahari 08 Riau Hadir di Tengah Dampak Karhutla, Ribuan Masker Gratis Dibagikan ke Masyarakat
- FORKI Riau Gelar Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026, Dipantau Langsung Puspresnas
- Gemilang di Kejurprov Forki Riau 2026, Dojo Rumah PAN Sabet 2 Emas, 3 Perak, 1 Perunggu dan 1 BOB
- Dugaan Mark-Up Anggaran Desa Talang Durian Cacar Mencuat, BPD Diminta Periksa Kegiatan 2024-2025
- Gokasi Dumai Minta FORKI Mengundang Pengcab Perguruan Karate untuk Bahas Calon Ketua KONI
- Diduga PETI Beroperasi di Sungai Bawang F5, Polda Riau Diminta Bertindak
- Inkanas Riau Pimpin Klasemen Sementara Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Masuki Hari Kedua, 1.050 Karateka Berebut Gelar Juara
- INKAI Riau Juara Umum Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
Pemko Pekanbaru Susun Formasi CPNS 2026, Tenaga Kesehatan dan Guru Jadi Prioritas
20.jpg)
PEKANBARU, VokalOnline.Com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menyusun kebutuhan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026. Penyusunan ini dilakukan menyusul permintaan pemerintah pusat agar daerah mengajukan usulan sesuai kebutuhan masing-masing.
Kepala BKPSDM Kota Pekanbaru, Samto mengatakan hingga saat ini pihaknya masih dalam tahap penghitungan kebutuhan pegawai di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
“Sekarang kami masih menyusun dan menghitung kebutuhan formasi yang akan diajukan ke pusat, disesuaikan dengan kondisi riil di OPD,” ujarnya Selasa (14/4/2026).
Menurutnya, proses perhitungan tersebut tidak terlepas dari keberadaan tambahan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang telah lebih dulu direkrut.
“Karena sudah ada tambahan ASN dari PPPK, tentu ini menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan jumlah formasi CPNS yang diusulkan,” jelasnya.
Ia menyebutkan, kebutuhan ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru saat ini masih didominasi oleh sektor pelayanan dasar, terutama tenaga kesehatan dan tenaga pendidik.
“Untuk saat ini, yang paling banyak dibutuhkan masih di sektor kesehatan dan pendidikan,” katanya.
Meski usulan formasi tengah disiapkan, Samto menegaskan bahwa pembukaan seleksi CPNS sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Daerah hanya sebatas mengajukan kebutuhan.
“Kita menunggu kebijakan resmi dari pusat. Kalau nanti dibuka, tentu kita siap dengan usulan formasi yang sudah disusun,” tutupnya.
Secara nasional, pemerintah memang memberi sinyal akan memprioritaskan formasi tenaga kesehatan dan guru pada seleksi CPNS 2026. Namun, kepastian jadwal pelaksanaan masih menunggu keputusan kementerian terkait.(**)
Berita Terkait :
- Kampar Satu-satunya Kabupaten yang Menjadi Pilot Project TP2DD 0
- Bupati Rohul Tinjau Pos Pengamanan PSU0
- Bawaslu Sambut Ide KPU Kampar Jemput Bola ke Desa0
- Rekening Nasabah Beberapa Kali Dibobol, Sistem Keamanan Bank Riau Lemah?0
- Bank Riau Kepri Ganti Uang Rp1,3 Miliar Nasabah yang Dibobol, Uang dari Mana?0
_Black11.png)









