- Pernikahan Putri H Dheni Kurnia Berlangsung Khidmat, UAS Beri Nasihat kepada Kedua Mempelai
- Agrinas Palma Nusantara Bantu 110 Anak Stunting di Rokan Hulu, Salurkan Susu dan Vitamin
- Syahrul Aidi Serukan Penghormatan HAM bagi Minoritas Muslim di Forum Parlemen Dunia
- Murid MAN 1 Pekanbaru Raih Bronze Medal di Olimpiade Astronomi Internasional IOAA Hanoi
- Jarak Pandang Hanya 3–4 Meter di Kelok 17, Pengendara Diminta Ekstra Waspada
- Talang Mamak Diduga Diintimidasi, Yusmilar dan Asmuri Disebut Kerahkan Preman Bayaran
- Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla, Polsek Kuala Cenaku Turun Dampingi Petani
- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
Pemprov Riau Sesalkan Penyanyi Menari Di Atas Meja
Erisman: Ini Bukan Kegiatan Pemprov Riau, Tapi Cabor PGI

Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau Erisman Yahya, SAg MH
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Gubenur Riau Drs H Syamsuar MSi Minggu (21/8/2022) kemarin memang membuka turnamen Golf di Padang Golf Labersa, Kampar, adanya seorang wanita yang menari dan menyanyi diatas meja direkam vidio handphone mungkin sudah seizin panitia namun, terkait hiburan penyanyi sama sekali tidak ada kaitannya dengan gubernur dan pak Gubernur tidak mengetahui.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau Erisman Yahya, SAg MH kepada wartawan Senin (22/8/2022) di Pekanbaru. "Ini bukan kegiatan Pemprov Riau, tapi Cabor Persatuan Golf Indonesia (PGI), Pemprov Riau hanya supporting," kata Erisman.
Dikatakan Erisman, banyak Cabor yang meminta Piala Gubernur Riau, lalu diakomodir, namun jika dalam pelaksanaannya pihak panitia melakukan hal hal yang tidak sepatutnya, apalagi Gubernur sama sekali tidak tau menau, tentulah tidak bisa mengaitkannya dengan Gubernur.
"Ini murni kerja Panitia dan tak ada hubungan dengan Gubernur, jangan dikaitkan,"ujar Erisman.
Atas nama Pemprov Riau sangat menyesalkan kejadian tersebut, apalagi ini Negeri Melayu yang kental dengan nilai-nilai keislaman. "Kami berharap ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini," terasnya.
Berita Terkait :
- Personel Polda Riau Terima Penghargaan dari PBB0
- Kejagung Akan Dilantik Sebagai kajati Riau0
- AL Gagalkan Penyelundupan 14 Kilo Sabu0
- Lahan Duta Palma Disita Negara DPRD Riau Minta Kembalikan ke Masyarakat0
- Polda Riau Bongkar 145 Kasus Judi, 228 Orang Diamankan0
_Black11.png)








