- Hendry Munief Tinjau PLUT UMKM dan Riau Creative Hub, Inventarisasi Kebutuhan RAPBN 2027
- Wakil Rakyat yang Mendengar Suara Publik, Dodi Nefeldi Masuk Nominasi JMSI Award
- Hendry Munief Kawal Usulan Industri, UMKM, dan Pariwisata Riau ke RAPBN 2027
- Dapat Anugrah JMSI Award, Kapolda Riau: Saya Terima dengan Senang Hati
- Dheni Kurnia Nahkodai JMSI Riau 2025-2030, Siap Wujudkan Media Siber Berintegritas
- RAPP Gelar Sunatan Massal bagi 30 Anak di Desa Air Hitam
- Diskominfotik Kabupaten Bengkalis Menggelar FGD dengan KIM
- Pererat Silaturahmi, Civitas Akademika Universitas Riau dan Pemkab Bengkalis Makan Malam Bersama
- Polres Indragiri Hilir Gelar Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
- Dukung Asta Cita, Polsek Keritang Pantau dan Rawat Jagung di Dusun Pelangi
Pemprov Riau Sesalkan Penyanyi Menari Di Atas Meja
Erisman: Ini Bukan Kegiatan Pemprov Riau, Tapi Cabor PGI

Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau Erisman Yahya, SAg MH
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Gubenur Riau Drs H Syamsuar MSi Minggu (21/8/2022) kemarin memang membuka turnamen Golf di Padang Golf Labersa, Kampar, adanya seorang wanita yang menari dan menyanyi diatas meja direkam vidio handphone mungkin sudah seizin panitia namun, terkait hiburan penyanyi sama sekali tidak ada kaitannya dengan gubernur dan pak Gubernur tidak mengetahui.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau Erisman Yahya, SAg MH kepada wartawan Senin (22/8/2022) di Pekanbaru. "Ini bukan kegiatan Pemprov Riau, tapi Cabor Persatuan Golf Indonesia (PGI), Pemprov Riau hanya supporting," kata Erisman.
Dikatakan Erisman, banyak Cabor yang meminta Piala Gubernur Riau, lalu diakomodir, namun jika dalam pelaksanaannya pihak panitia melakukan hal hal yang tidak sepatutnya, apalagi Gubernur sama sekali tidak tau menau, tentulah tidak bisa mengaitkannya dengan Gubernur.
"Ini murni kerja Panitia dan tak ada hubungan dengan Gubernur, jangan dikaitkan,"ujar Erisman.
Atas nama Pemprov Riau sangat menyesalkan kejadian tersebut, apalagi ini Negeri Melayu yang kental dengan nilai-nilai keislaman. "Kami berharap ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini," terasnya.
Berita Terkait :
- Personel Polda Riau Terima Penghargaan dari PBB0
- Kejagung Akan Dilantik Sebagai kajati Riau0
- AL Gagalkan Penyelundupan 14 Kilo Sabu0
- Lahan Duta Palma Disita Negara DPRD Riau Minta Kembalikan ke Masyarakat0
- Polda Riau Bongkar 145 Kasus Judi, 228 Orang Diamankan0
_Black11.png)









