- Pangeran Fortuna Bikin Kejutan, Olang Buas Tersingkir di Hari Pertama Pacu Jalur
- Sinergitas Kantor Pertanahan, Bapenda, dan IPPAT Kabupaten Rokan Hulu Perkuat Transformasi Layanan P
- Antisipasi Banjir, PT RSUP Dukung Penguatan Tanggul Sepanjang 579 Meter di Desa Pulau Burung
- Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
- KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Kondusif
- Bertahun-tahun Konflik Agraria Petani dengan PT SBP, Ini Kata Bupati Ade
- Peringati HUT ke-81 RI, PLN Grup Regional Riau Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
- Peduli Kegiatan Keagamaan, PT PAS Mitra Agrinas Salurkan Dukungan untuk MTQ Danau Rambai
- Desentralisasi Asimetris Berbasis Klaster: Solusi Pemerataan Pembangunan Daerah di Indonesia
- Panitia Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Gelar Rapat Terbatas, Pastikan Kesiapan Pertandingan
Pemprov Riau Sesalkan Penyanyi Menari Di Atas Meja
Erisman: Ini Bukan Kegiatan Pemprov Riau, Tapi Cabor PGI

Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau Erisman Yahya, SAg MH
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Gubenur Riau Drs H Syamsuar MSi Minggu (21/8/2022) kemarin memang membuka turnamen Golf di Padang Golf Labersa, Kampar, adanya seorang wanita yang menari dan menyanyi diatas meja direkam vidio handphone mungkin sudah seizin panitia namun, terkait hiburan penyanyi sama sekali tidak ada kaitannya dengan gubernur dan pak Gubernur tidak mengetahui.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau Erisman Yahya, SAg MH kepada wartawan Senin (22/8/2022) di Pekanbaru. "Ini bukan kegiatan Pemprov Riau, tapi Cabor Persatuan Golf Indonesia (PGI), Pemprov Riau hanya supporting," kata Erisman.
Dikatakan Erisman, banyak Cabor yang meminta Piala Gubernur Riau, lalu diakomodir, namun jika dalam pelaksanaannya pihak panitia melakukan hal hal yang tidak sepatutnya, apalagi Gubernur sama sekali tidak tau menau, tentulah tidak bisa mengaitkannya dengan Gubernur.
"Ini murni kerja Panitia dan tak ada hubungan dengan Gubernur, jangan dikaitkan,"ujar Erisman.
Atas nama Pemprov Riau sangat menyesalkan kejadian tersebut, apalagi ini Negeri Melayu yang kental dengan nilai-nilai keislaman. "Kami berharap ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini," terasnya.
Berita Terkait :
- Personel Polda Riau Terima Penghargaan dari PBB0
- Kejagung Akan Dilantik Sebagai kajati Riau0
- AL Gagalkan Penyelundupan 14 Kilo Sabu0
- Lahan Duta Palma Disita Negara DPRD Riau Minta Kembalikan ke Masyarakat0
- Polda Riau Bongkar 145 Kasus Judi, 228 Orang Diamankan0
_Black11.png)









