- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Penggiat Sosial Ini Laporkan PJ Penghulu Suak Air Hitam Ke Kejari Rohil

Bagansiapiapi, VokalOnline.Com - Setelah investigasi turun ke lapangan menerima informasi dari masyarakat Suak Air Hitam Kecamatan Pekaitan Rokan Hilir, Rabu (3/7/2024) kemaren penggiat Sosial ini melaporkan oknum PJ Penghulu Suak Air Hitam ke Kejari Rohil.

Dengan Surat Laporan Nomor : 006/LAPDU/LSM-TOPAN RI/DPD Kab Rohil/VII/2024 yang lansung diantarkan pelapor ke Kejari Rohil.
Usai melapor ke Kejaksaan Negeri Rohil,Yusaf Heri Purnomo penggiat sosial dan Ketua LSM ini menyebutkan sebelum membuat laporan sudah melakukan investigasi ke desa tersebut.
" Kemaren kita sudah turun ke daerah Suak Air Hitam,melihat lansung dan menerima informasi masyarakat setempat, " Aku Yusaf Heri Purnomo.
" Laporanya diantarkan lansung, kita berharap ditindak lanjuti, " Ujar lelaki yang kerap disapa Arie ini.
" Ini menyangkut uang negara dan uang rakyat untuk membangun fasilitas umum di desa tersebut, " Akunya, Jumat (5/7/2024) di Bagansiapiapi.
Adapun laporan dugaan tipikor Dana Desa Tahun 2024 ini,Pembangunan pintu air di Jalan Poros Desa Suak Air Hitam dengan anggaran 99.667.660 juta rupiah,dengan volume Panjang 3 Meter X Lebar 2 Meter X Tebal 2,5 Meter.
Dan pengadaan tanaman bibit pisang dari Dana Desa Tahun 2024 sebesar 74.209.100 juta rupiah.
" Ini patut diduga terjadi Mark up,karena diduga dana itu telah dipangkas, " Harap penggiat sosial dan LSM ini.(Hy)
Berita Terkait :
_Black11.png)









