- Satgas PKH Diminta Bongkar Dalang Klaim Kebun Eks PT SAL di Rakit Kulim
- Pelajaran dari Masa Lalu untuk Masa Depan Ekonomi Indonesia menuju New Paradigm Tata Kelola Dunia
- Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Enok dan stakeholder serta Pihak Perusahan Tanam Ja
- APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun
- Bupati Meranti Asmar Bagikan 1.800 Takjil Ramadan di Tiga Titik Kota Selatpanjang
- RAPP Tegaskan Komitmen Cegah Karhutla di Riau Melalui Sistem Kesiapsiagaan Terpadu
- Syahrul Aidi Buka Rumah Aspirasi, Targetkan Wadah Pengembangan Komunitas dan Keahlian
- Batin Model: Suku Talang Mamak Dukung Penuh Operasional Kebun Agrinas di Eks PT SAL
- Tim Raga Beraksi Berantas Premanisme dan Genk Motor di Pelalawan
- Sinergi Pemkab dan Swasta, Bupati Asmar Resmikan Jalan Batang Malas–Tenan Sepanjang 1,8 Km
Perang vs Hamas Memanas, Israel Bombardir Masjid Tepi Barat Palestina

Gempuran Israel ke Jalur Gaza Palestina. (AP/Hatem Moussa)
Jakarta, VokalOnline.Com - Jet Israel melancarkan serangan udara ke sebuah masjid di Jenin, Tepi Barat, Palestina, pada Minggu (22/10).
Israel menuturkan serangan ke Masjid Al-Ansar itu ditujukan untuk "membunuh teroris" Hamas dan Jihad Islam.
"Masjid itu telah digunakan oleh teroris sebagai pusat komando untuk merencanakan serangan dan basis eksekusi mereka," bunyi pernyataan militer Israel.
"Mereka telah melakukan beberapa serangan teror selama beberapa bulan terakhir, dan sedang mengorganisir serangan teror tambahan dalam waktu dekat," ujar militer Israel menambahkan seperti dikutip AFP.
Militer Israel mengklaim para teroris itu berhasil "dinetralkan" usai melancarkan serangan udara ke Masjid Al-Ansar. Meski begitu, militer Israel tak memberikan rincian soal jumlah korban akibat serangannya itu, termasuk identitas "teroris" yang diklaim mereka.
Sementara itu, Direktur Bulan Sabit Merah di Jenin, Mahmoud Al-Saadi, mengatakan satu orang tewas dan tiga orang lainnya terluka akibat serangan itu.
Perang antara kelompok Hamas vs Israel memang terus memanas bahkan meluas sejak 7 Oktober lalu.
Salah satu yang memicu kecaman dunia adalah serangan ke Rumah Sakit Baptis Al Ahli di Jalur Gaza pada 17 Oktober lalu. Serangan itu menewaskan lebih dari 500 orang dan melukai ratusan lainnya.
RS Al Ahli telah dipakai warga Palestina di Gaza untuk berlindung dan mendapat perawatan di tengah peperangan. Sebab, Jalur Gaza, wilayah Palestina yang dikuasai Hamas, terus menjadi sasaran gempuran Israel sejak perang kembali pecah.
Tak cukup di Gaza, Israel juga mulai melancarkan beberapa serangan di Tepi Barat Palestina.
Puluhan orang dilaporkan tewas di Tepi Barat akibat serangan Israel sejak 7 Oktober lalu.(fit)**
Berita Terkait :
- Sekjen PBB soal Perang Hamas vs Israel: Perang Juga Punya Aturan0
- Kemlu RI Akui Penyaluran Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Masih Sulit0
- Hamas Sambut Baik Dukungan dan Bantuan Rusia0
- Ultimatum Israel 6 Jam Buat Warga Gaza Mengungsi Sudah Selesai0
- Menjemput 3000 Kuota Studi di Jerman tiap tahun, Gubernur Riau digoreng Isu Karhutla0
_Black11.png)









