- Konflik Agraria Inhu, DPR RI Minta Penangguhan Penahanan Mantan Kades Sungai Raya
- Bripda Renhard Bawa Nama Polres Meranti di Riau Challenge 2026, Raih Medali Perak
- LAMR Kepulauan Meranti Siapkan Empat Agenda Besar, Digelar 19–20 September 2026
- Pemkab Meranti dan UIN Suska Riau Buka Peluang Kolaborasi Pengembangan Potensi Daerah
- Diduga Terlibat Kekerasan Seksual terhadap Anak, Pria 64 Tahun di Inhu Masuk DPO Polisi
- Lantik 83 Pejabat, Bupati Siak Afni: Jangan Cari Muka, Promosi Berdasarkan Kinerja
- Puluhan Tahun Berpisah, Alumni SMAN 2 Pekanbaru Kembali Bertemu dalam Reuni
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pendinginan Karhutla 13 Hektare di Bengkalis
- Perawatan Jalan Berkelanjutan, PT PAS Mitra Agrinas Pastikan Pengangkutan TBS Tetap Lancar
- Firmansyah Resmi Diumumkan Dalam Paripurna Jabat Ketua Fraksi PKS DPRD Pekanbaru
Perang vs Hamas Memanas, Israel Bombardir Masjid Tepi Barat Palestina

Gempuran Israel ke Jalur Gaza Palestina. (AP/Hatem Moussa)
Jakarta, VokalOnline.Com - Jet Israel melancarkan serangan udara ke sebuah masjid di Jenin, Tepi Barat, Palestina, pada Minggu (22/10).
Israel menuturkan serangan ke Masjid Al-Ansar itu ditujukan untuk "membunuh teroris" Hamas dan Jihad Islam.
"Masjid itu telah digunakan oleh teroris sebagai pusat komando untuk merencanakan serangan dan basis eksekusi mereka," bunyi pernyataan militer Israel.
"Mereka telah melakukan beberapa serangan teror selama beberapa bulan terakhir, dan sedang mengorganisir serangan teror tambahan dalam waktu dekat," ujar militer Israel menambahkan seperti dikutip AFP.
Militer Israel mengklaim para teroris itu berhasil "dinetralkan" usai melancarkan serangan udara ke Masjid Al-Ansar. Meski begitu, militer Israel tak memberikan rincian soal jumlah korban akibat serangannya itu, termasuk identitas "teroris" yang diklaim mereka.
Sementara itu, Direktur Bulan Sabit Merah di Jenin, Mahmoud Al-Saadi, mengatakan satu orang tewas dan tiga orang lainnya terluka akibat serangan itu.
Perang antara kelompok Hamas vs Israel memang terus memanas bahkan meluas sejak 7 Oktober lalu.
Salah satu yang memicu kecaman dunia adalah serangan ke Rumah Sakit Baptis Al Ahli di Jalur Gaza pada 17 Oktober lalu. Serangan itu menewaskan lebih dari 500 orang dan melukai ratusan lainnya.
RS Al Ahli telah dipakai warga Palestina di Gaza untuk berlindung dan mendapat perawatan di tengah peperangan. Sebab, Jalur Gaza, wilayah Palestina yang dikuasai Hamas, terus menjadi sasaran gempuran Israel sejak perang kembali pecah.
Tak cukup di Gaza, Israel juga mulai melancarkan beberapa serangan di Tepi Barat Palestina.
Puluhan orang dilaporkan tewas di Tepi Barat akibat serangan Israel sejak 7 Oktober lalu.(fit)**
Berita Terkait :
- Sekjen PBB soal Perang Hamas vs Israel: Perang Juga Punya Aturan0
- Kemlu RI Akui Penyaluran Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Masih Sulit0
- Hamas Sambut Baik Dukungan dan Bantuan Rusia0
- Ultimatum Israel 6 Jam Buat Warga Gaza Mengungsi Sudah Selesai0
- Menjemput 3000 Kuota Studi di Jerman tiap tahun, Gubernur Riau digoreng Isu Karhutla0
_Black11.png)









