- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
- Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
- Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa FISIP Unri Resmikan Papan Edukasi Sampah di Sumahilang
Peringatan HLH Sedunia 2024 di Inhu, Aksi Lingkungan Dipusatkan di Danau Raja

ahasiswa pencinta alam (Mapala) Oasis Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Indragiri, menjadikan objek wisata
Inhu, VokalOnline.Com - Mahasiswa pencinta alam (Mapala) Oasis Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Indragiri, menjadikan objek wisata danau raja rengat sebagai pusat kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) sedunia 5 Juni 2024. Kegiatan yang dimulai aksi bersih besih kampus ITB tersebut berakhir Minggu (24/6/2024).
Ketua Mapala Oasis Rama Eka Maulana menjelaskan, dalam peringatan HLH yang dipusatkan di objek danau raja rengat, mengangkat 4 elemen, yakni Lingkungan, Pendidikan, Sosial dan Budaya. Tema yang diangkat dalam peringatan HLH sedunia adalah "Mapala Restorasi Lahan, Menuju Masa Depan Yang Lebih Ramah Lingkungan".
"Dari setiap elemen diaplikasikan dalam kegiatan pemahaman dan praktek tentang perlunya menjaga lingkungan oleh semua orang yang hidup di bumi," kata Rama kepada wartawan usai melaksanakan kegiatan HLH sedunia tahun 2024.
Menjaga lingkungan tetap sehat perlu pemahaman bersama, maka dilaksanakan seminar lingkungan tentang karbon dan pengenalan kawasan Balai Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) serta aksi bersih bersih lingkungan danau raja rengat, penanaman bibit pohon buah dan pemasangan plang untk informasi berapa lama sampah pelastik terurai.
"Tujuan kegiatan kali ini untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sekitar, serta meningkatkan mutu kelestarian lingkungan hidup," jelas Rama.
Untuk pendidikan dilaksanakan seminar terkait pendidikan lingkungan untuk generasi muda dengan peserta siswa SMA dan mahasiswa. "Kita juga melakukan aksi pembagian bibit pohon, dan bibit buah kepada masyarakat secara geratis dan mewarnai kanvas menggunakan telapak tangan sebagai simbol partisipasi aktif peserta serta tanda tangannya dalam kanvas," jelasnya.
Dalam kegiatan yang dipusatkan di danau raja rengat, untuk bidang budaya, Mapala Oasis juga menggelar penampilan yang ada di Inhu seperti tari persembahan, syair cendrawasih, penampilan gambus dari rantau lansat dan kesenian penampilan luka gila.
"Semoga kegiatan ini dapat membuat generasi muda sadar akan pentingnya pendidikan, lingkungan, sosial dan budaya yang ada di Inhu," ujar Rama penuh harapan.
Kegiatan peringatan HLH sedunia yang dipusatkan di danau raja di ikuti perwakilan siswa SMA sederajat se-Inhu, organisasi mahasiswa, forum osis Inhu, PMI Inhu, Duta remaja Inhu, Kwarcab Rengat, Komunitas Pecinta Alam (KPA) se-Inhu dan Se-Inhil serta Mapala utusan Kampus se-Riau.
Total peserta dalam kegiatan puncak HLH sedunia 2024 yang dipusatkan di objek danau raja tengat berjumlah lebih dari 200 orang, dalam kegiatan seminar pendidikan lingkungan menghadirkan narasumber ketua Program Studi S-1 Agribisnis Khairudin SP MMA dan kepala sub bagian tata usaha Balai TNBT Lukman Hery Prasetyo, SHut MEng. **
Berita Terkait :
_Black11.png)









