- Dukung Swasembada Pangan, Kapolsek Keritang Lewat Bhabinkamtibmas Sambangi Petani Sayur di Pengaliha
- DPD KNPI Kabupaten Indragiri Hilir Jajaki Sinergi Strategis Bersama Bawaslu Inhil
- Sat Binmas Polres Inhil Cek dan Dampingi Peternakan P2B di Lorong Bunga Padi
- Polsek Enok Dampingi Warga Sulap Halaman Rumah Jadi Lumbung Pangan
- Polsek Enok Ajak Warga Perbanyak Tanam Kunyit dan Serai di Pekarangan
- Polsek Keritang Gencar Monitoring Peternakan Sapi Kotabaru, Cegah Curnak dan Dukung Ketahanan Pangan
- Jadi Sahabat Petani, Polsek Enok Dorong Warga Enok Rawat Cabe Rawit dan Serai Secara Rutin
- Personil Polsek Enok Imbau Warga Optimalkan Lahan untuk Hasil Panen dan Tingkatkan Perekonomian
- Agrinas dan Talang Mamak Bersinergi, Pengelolaan Kebun Eks PT SAL Buka Lapangan Kerja
- Polsek Keritang Monitor Tanaman Padi Menjelang Panen
Polda Riau Sebut Tidak Akan Proses
IRT Korban Pemerkosaan Ngaku Berbohong

Korban pemerkosaan di Rokan Hulu (tengah) mengaku telah berbohong dan merekayasa kasusnya. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Dugaan pemerkosaan terhadap ibu rumah tangga inisial Z di Rokan Hulu akan dihentikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau. Ini menyusul pengakuan perempuan 19 tahun itu telah merekayasa kasus yang dialaminya.
"Untuk kasus utama (dugaan pemerkosaan) ya ditutup," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Komisaris Besar Teddy Ristiawan, Selasa petang, 21 Desember 2021.
Teddy menyebut kedua belah pihak telah membuat surat perdamaian. Masing-masing pihak mencabut laporan serta sepakat tidak melanjutkannya lagi.
Lantas apakah Z akan diproses penyidik karena berbohong, Teddy menyatakan tidak akan dilakukan.
"Nggak lah, kasihan masyarakat," jawabnya.
Sebelumnya, Z mengaku telah diperkosa oleh pria inisial DK. Inisial itu juga dituding membanting anaknya saat pemerkosaan sehingga membuatnya meninggal dunia.
Beberapa saat kemudian, Z juga mengaku telah diperkosa tiga pria lainnya. Tiga pria ini sudah diproses meskipun masih berstatus terlapor dan belum ditahan seperti DK.
Dengan pengakuan ini, DK otomatis akan dikeluarkan dari penjara. Selanjutnya, berkas perkara yang sudah sampai ke kejaksaan tidak dilanjutkan.
Kepada wartawan, Z mengaku telah berbohong karena diintimidasi oleh suaminya, Surya. Z bahkan mengaku akan dibunuh, begitu juga anaknya, kalau berbicara jujur.
Semua pengakuan Z ini sudah dibantah Surya. Surya berurai air mata dan sempat emosi karena pengakuan istrinya kepada wartawan.
"Sudah habis uang saya, saya jual semuanya untuk kasus ini," tegas Surya. (syu)
Berita Terkait :
- IRT Korban Pemerkosaan di Rohul Ungkapkan Keinginan Jujur0
- IRT Korban Pemerkosaan di Rohul Ngaku Dipaksa Suami0
- Mengejutkan, IRT Korban Pemerkosaan di Rohul Ngaku Sudah Berbohong0
- Warga Kampar Ditangkap Polisi Sebar Hoax Soal Vaksin0
- Kejari Selamatkan Aset Pemda Kampar di Kota Padang0
_Black11.png)









