- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Rakerda KORMI Dibuka Wako
Polda Riau Sebut Tidak Akan Proses
IRT Korban Pemerkosaan Ngaku Berbohong

Korban pemerkosaan di Rokan Hulu (tengah) mengaku telah berbohong dan merekayasa kasusnya. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Dugaan pemerkosaan terhadap ibu rumah tangga inisial Z di Rokan Hulu akan dihentikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau. Ini menyusul pengakuan perempuan 19 tahun itu telah merekayasa kasus yang dialaminya.
"Untuk kasus utama (dugaan pemerkosaan) ya ditutup," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Komisaris Besar Teddy Ristiawan, Selasa petang, 21 Desember 2021.
Teddy menyebut kedua belah pihak telah membuat surat perdamaian. Masing-masing pihak mencabut laporan serta sepakat tidak melanjutkannya lagi.
Lantas apakah Z akan diproses penyidik karena berbohong, Teddy menyatakan tidak akan dilakukan.
"Nggak lah, kasihan masyarakat," jawabnya.
Sebelumnya, Z mengaku telah diperkosa oleh pria inisial DK. Inisial itu juga dituding membanting anaknya saat pemerkosaan sehingga membuatnya meninggal dunia.
Beberapa saat kemudian, Z juga mengaku telah diperkosa tiga pria lainnya. Tiga pria ini sudah diproses meskipun masih berstatus terlapor dan belum ditahan seperti DK.
Dengan pengakuan ini, DK otomatis akan dikeluarkan dari penjara. Selanjutnya, berkas perkara yang sudah sampai ke kejaksaan tidak dilanjutkan.
Kepada wartawan, Z mengaku telah berbohong karena diintimidasi oleh suaminya, Surya. Z bahkan mengaku akan dibunuh, begitu juga anaknya, kalau berbicara jujur.
Semua pengakuan Z ini sudah dibantah Surya. Surya berurai air mata dan sempat emosi karena pengakuan istrinya kepada wartawan.
"Sudah habis uang saya, saya jual semuanya untuk kasus ini," tegas Surya. (syu)
Berita Terkait :
- IRT Korban Pemerkosaan di Rohul Ungkapkan Keinginan Jujur0
- IRT Korban Pemerkosaan di Rohul Ngaku Dipaksa Suami0
- Mengejutkan, IRT Korban Pemerkosaan di Rohul Ngaku Sudah Berbohong0
- Warga Kampar Ditangkap Polisi Sebar Hoax Soal Vaksin0
- Kejari Selamatkan Aset Pemda Kampar di Kota Padang0
_Black11.png)









