- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
Polisi Tembak Jambret Tewaskan Korbannya

Tersangka jambret yang tewaskan korban saat beraksi di Jalan Hang Tuah. IST
PEKANBARU, VokalOnline.Com -Personel Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru menangkap dua jambret yang sudah beraksi 20 kali di ibu kota Provinsi Riau. Satu korban bahkan meninggal dunia karena benturan keras di aspal.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Komisaris Andrie Setiawan menjelaskan, dua jambret maut ini berinisial HE dan EW. Keduanya ditangkap pada 6 Agustus petang.
"Pelaku menyebabkan korban meninggal dunia, kejadiannya pada 1 Agustus 2022 di Jalan Hang Tuah Ujung," kata Andrie, Selasa petang, 9 Agustus 2022.
Saat itu, korban CH bersama suaminya melintas di jalan tersebut. Pasangan suami istri ini ternyata sudah dibuntuti kedua pelaku dan langsung beraksi begitu ada kesempatan.
Sempat terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku. Suami korban juga mengejar pelaku hingga akhirnya terjatuh karena ditendang pelaku dan meninggal dunia akibat kecelakaan itu.
"Kejadian ini dilaporkan ke Polresta, dilakukan penyelidikan dan keberadaan tersangka diketahui," jelas Andrie.
Tersangka yang pertama kali ditangkap adalah EW. Tersangka mengakui semua perbuatannya telah menjambret bersama tersangka HE menggunakan sepeda motor.
Beberapa jam kemudian polisi menangkap tersangka HE. Melihat petugas, tersangka melarikan diri dan melawan petugas saat tertangkap.
"Petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki tersangka," ucap Andrie.
Kepada polisi, keduanya mengaku telah menjambret di 20 lokasi berbeda. Kedua tersangka beraksi dari siang hingga malam hari. (syu)
Berita Terkait :
- Kakek Cabuli Cucu Berulang Kali Ditangkap0
- Puluhan TKI Nyasar di Kota Dumai0
- Seluruh Jemaah Haji Riau Sudah Kembali0
- Basarnas Pekanbaru akan Diperkuat Lima Alat Deteksi Canggih 0
- Di Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau0
_Black11.png)









