- Pangeran Fortuna Bikin Kejutan, Olang Buas Tersingkir di Hari Pertama Pacu Jalur
- Sinergitas Kantor Pertanahan, Bapenda, dan IPPAT Kabupaten Rokan Hulu Perkuat Transformasi Layanan P
- Antisipasi Banjir, PT RSUP Dukung Penguatan Tanggul Sepanjang 579 Meter di Desa Pulau Burung
- Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
- KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Kondusif
- Bertahun-tahun Konflik Agraria Petani dengan PT SBP, Ini Kata Bupati Ade
- Peringati HUT ke-81 RI, PLN Grup Regional Riau Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
- Peduli Kegiatan Keagamaan, PT PAS Mitra Agrinas Salurkan Dukungan untuk MTQ Danau Rambai
- Desentralisasi Asimetris Berbasis Klaster: Solusi Pemerataan Pembangunan Daerah di Indonesia
- Panitia Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Gelar Rapat Terbatas, Pastikan Kesiapan Pertandingan
Polisi Tembak Jambret Tewaskan Korbannya

Tersangka jambret yang tewaskan korban saat beraksi di Jalan Hang Tuah. IST
PEKANBARU, VokalOnline.Com -Personel Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru menangkap dua jambret yang sudah beraksi 20 kali di ibu kota Provinsi Riau. Satu korban bahkan meninggal dunia karena benturan keras di aspal.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Komisaris Andrie Setiawan menjelaskan, dua jambret maut ini berinisial HE dan EW. Keduanya ditangkap pada 6 Agustus petang.
"Pelaku menyebabkan korban meninggal dunia, kejadiannya pada 1 Agustus 2022 di Jalan Hang Tuah Ujung," kata Andrie, Selasa petang, 9 Agustus 2022.
Saat itu, korban CH bersama suaminya melintas di jalan tersebut. Pasangan suami istri ini ternyata sudah dibuntuti kedua pelaku dan langsung beraksi begitu ada kesempatan.
Sempat terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku. Suami korban juga mengejar pelaku hingga akhirnya terjatuh karena ditendang pelaku dan meninggal dunia akibat kecelakaan itu.
"Kejadian ini dilaporkan ke Polresta, dilakukan penyelidikan dan keberadaan tersangka diketahui," jelas Andrie.
Tersangka yang pertama kali ditangkap adalah EW. Tersangka mengakui semua perbuatannya telah menjambret bersama tersangka HE menggunakan sepeda motor.
Beberapa jam kemudian polisi menangkap tersangka HE. Melihat petugas, tersangka melarikan diri dan melawan petugas saat tertangkap.
"Petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki tersangka," ucap Andrie.
Kepada polisi, keduanya mengaku telah menjambret di 20 lokasi berbeda. Kedua tersangka beraksi dari siang hingga malam hari. (syu)
Berita Terkait :
- Kakek Cabuli Cucu Berulang Kali Ditangkap0
- Puluhan TKI Nyasar di Kota Dumai0
- Seluruh Jemaah Haji Riau Sudah Kembali0
- Basarnas Pekanbaru akan Diperkuat Lima Alat Deteksi Canggih 0
- Di Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau0
_Black11.png)









