- Syahrul Aidi Serukan Penghormatan HAM bagi Minoritas Muslim di Forum Parlemen Dunia
- Murid MAN 1 Pekanbaru Raih Bronze Medal di Olimpiade Astronomi Internasional IOAA Hanoi
- Jarak Pandang Hanya 3–4 Meter di Kelok 17, Pengendara Diminta Ekstra Waspada
- Talang Mamak Diduga Diintimidasi, Yusmilar dan Asmuri Disebut Kerahkan Preman Bayaran
- Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla, Polsek Kuala Cenaku Turun Dampingi Petani
- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
- Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi Penguatan Diplomasi Bebas Aktif
- Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026 Resmi Dibuka, 728 Karateka Siap Bertanding
Polisi Tembak Jambret Tewaskan Korbannya

Tersangka jambret yang tewaskan korban saat beraksi di Jalan Hang Tuah. IST
PEKANBARU, VokalOnline.Com -Personel Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru menangkap dua jambret yang sudah beraksi 20 kali di ibu kota Provinsi Riau. Satu korban bahkan meninggal dunia karena benturan keras di aspal.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Komisaris Andrie Setiawan menjelaskan, dua jambret maut ini berinisial HE dan EW. Keduanya ditangkap pada 6 Agustus petang.
"Pelaku menyebabkan korban meninggal dunia, kejadiannya pada 1 Agustus 2022 di Jalan Hang Tuah Ujung," kata Andrie, Selasa petang, 9 Agustus 2022.
Saat itu, korban CH bersama suaminya melintas di jalan tersebut. Pasangan suami istri ini ternyata sudah dibuntuti kedua pelaku dan langsung beraksi begitu ada kesempatan.
Sempat terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku. Suami korban juga mengejar pelaku hingga akhirnya terjatuh karena ditendang pelaku dan meninggal dunia akibat kecelakaan itu.
"Kejadian ini dilaporkan ke Polresta, dilakukan penyelidikan dan keberadaan tersangka diketahui," jelas Andrie.
Tersangka yang pertama kali ditangkap adalah EW. Tersangka mengakui semua perbuatannya telah menjambret bersama tersangka HE menggunakan sepeda motor.
Beberapa jam kemudian polisi menangkap tersangka HE. Melihat petugas, tersangka melarikan diri dan melawan petugas saat tertangkap.
"Petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki tersangka," ucap Andrie.
Kepada polisi, keduanya mengaku telah menjambret di 20 lokasi berbeda. Kedua tersangka beraksi dari siang hingga malam hari. (syu)
Berita Terkait :
- Kakek Cabuli Cucu Berulang Kali Ditangkap0
- Puluhan TKI Nyasar di Kota Dumai0
- Seluruh Jemaah Haji Riau Sudah Kembali0
- Basarnas Pekanbaru akan Diperkuat Lima Alat Deteksi Canggih 0
- Di Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau0
_Black11.png)








