- Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Minta Dibebaskan, Nama Baik Dipulihkan
- Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Bersama Masyarakat Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara
- Prof Abdul Mu'ti Lepas Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Menuju Olimpiade Sains Internasional
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Siap Dukung Renovasi Kantor DPD LVRI Riau
- Kolaborasi Dinkes dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- TIMNAS Spanyol juara Piala Dunia 2026
- Welah Hatta, Srikandi Indonesia di Balik Suksesnya Pesta Piala Dunia 2026
- Diduga Kebakaran di SPBU Harapan Jaya Pekanbaru Jadi Sorotan, Penyebab Masih Diselidiki
- PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Sukses Amankan Keandalan Listrik Riau Bhayangkara Run 2026
- Bhabinkamtibmas Pengalihan Ajak Warga Kembangkan Budidaya Ikan Untuk Ekonomi Keluarga
Polri Kirimkan Pasukan Brimob Tambahan ke Lokasi Banjir NTT

Polri kirimkan pasukan brimob tambahan ke lokasi banjir NTT/JawaPos.com
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Polri mengirimkan pasukan tambahan bawah kendali operasi (BKO) Korps Brigade Mobil (Brimob) untuk penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Setidaknya, ada 292 personel Brimob Nusantara yang dikirimkan ke NTT pada Selasa (6/4) kemarin.
"Sebanyak 292 personel Brimob Nusantara dengan rincian 61 personel dari Korbrimob Polri, 100 personel dari Brimob Polda Jawa Timur, 31 Personel dari Brimob Polda Jawa Tengah dan 100 personel dari Brimob Polda Bali," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (8/4).
Dia mengatakan bahwa personil yang diterjunkan ke lokasi bencana akan dibantu dengan sejumlah kendaraan taktis (rantis) milik kepolisian. Hal itu, kata dia, dilakukan guna membantu penanganan bencana yang terjadi di wilayah NTT.
Selain itu, kata dia, Polri juga akan mendirikan sejumlah dapur umum dan membantu proses pembangunan wilayah yang terdampak bencana.
"Kendaraan-kendaraan taktis digunakan untuk membantu dalam penanganan bencana. Brimob Nusantara juga membawa bantuan sosial untuk membantu para pengungsi dan korban bencana," tukas dia.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Rabu (7/4) malam, total korban meninggal dunia akibat banjir bandang yang terjadi di NTT telah mencapai 238 jiwa.
Kepala BNPB Doni Monardo merinci sebanyak 67 orang meninggal dunia di Kabupaten Flores Timur, 32 orang di Lembata, Alor 25 orang, Kota Kupang 1 orang, Malaka 4 orang, Sabu Raijua 2 orang, Ende 1 orang, Kabupaten kupang 5 orang, Ngada 1 orang.
Terdapat sejumlah daerah yang masih terisolir akibat banjir, seperti Rote Ndao, Adonara, Malaka, Alor, dan lainnya. Doni mengatakan bahwa pihaknya menggunakan helikopter untuk menjangkau daerah-daerah tersebut.
Selain helikopter, Doni menyebutkan pihaknya juga mendapatkan dukungan dari TNI Angkatan Laut berupa 5 kapal dan 1 sea reader. Beberapa kapal tersebut difungsikan untuk mengangkut perlengkapan dan logistik, rumah sakit, dan lainnya.
(mjs/ugo)
Berita Terkait :
- MUI Tetapkan Hukum Tes Swab Covid Tidak Membatalkan Puasa0
- KPK Jebloskan Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin ke Sukamiskin0
- Hari Ini Risma Kembali Tinjau Korban Banjir NTT0
- AS Beri Dana Rp3,4 T Untuk Bantu Palestina0
- Wajib Punya IATA Travel Pass Mulai 1 Mei di Singapura0
_Black11.png)









