Breaking News
- KNPI Inhil Soroti Kegiatan Tahunan Saat Lebaran Di Pantai Solop, Dorong Bupati Inhil Perkuat Program
- Semangat Idul Fitri dan Hari Hutan Sedunia, Polres Inhil Bagikan Bibit Pohon kepada Warga Tembilahan
- Apel Pengamanan Pawai Malam Takbir, Kapolres Inhil Tekankan Sinergitas
- JMSI Inhil Tebar Kepedulian Ramadhan, Bagikan Paket Lebaran Idul Fitri 1447
- PKS Riau Dirikan Posko Mudik di Perbatasan Riau–Sumbar, Siap Layani Pemudik
- Jelang Lebaran Idul Fitri Bupati Kuansing Tinjau dua Poskotis Tugu Carano dan Kasang
- Mudik Aman, Keluarga Bahagia: Polres Meranti Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis
- Polda Riau Supervisi Ops Ketupat 2026 di Meranti Pengamanan Berjalan Optimal
- Kapolres Inhil Pimpin Pengecekan Pos Pengamanan Idul Fitri 2026
- Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian, JMSI Inhil Gelar Bakti Sosial Ramadan
Polsek Tempuling Bersama Tim Gabungan Lakukan Pendinginan Hotspot di Tanjung Pidada

INHIL, VokalOnline.com – Personil Polsek Tempuling bersama tim gabungan melaksanakan kegiatan pendinginan pada titik hotspot yang terpantau melalui Satelit Aplikasi Dashboard Lancang Kuning di wilayah hukum Polsek Tempuling, Senin (9/3/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB tersebut berlangsung di Parit Bendera RT 003/RW 001, Kelurahan Tanjung Pidada, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir. Pendinginan dilakukan setelah terdeteksi adanya titik panas di area tersebut.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Tempuling IPDA Ahmad Akhiruddin, SIP, MH, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Pidada AIPDA HTP Situmorang dan Banit Reskrim Polsek Tempuling BRIPDA Zabdiel Sihombing. Tim juga melibatkan personel BPBD Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 8 orang, Manggala Agni 10 orang, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Tanjung Pidada sebanyak 5 orang.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kebakaran terjadi di lahan kebun kelapa milik masyarakat dengan luas sekitar ±3 hektar. Lahan tersebut merupakan tanah gambut dengan kedalaman sekitar 1 meter dan berada di dataran rendah. Penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan melakukan pendinginan menggunakan mesin pemadam serta peralatan manual seperti tabung semprot untuk membuat sekat agar api tidak kembali menyala dan meluas. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Adapun peralatan yang digunakan dalam kegiatan tersebut antara lain mesin Mini Strike, mesin Robin, mesin Mark 3, puluhan gulung selang, serta kendaraan operasional berupa sepeda motor dan sampan mesin.
Selama proses penanganan di lapangan, petugas menghadapi beberapa kendala seperti akses menuju lokasi yang sulit dilalui kendaraan karena harus melewati kebun kelapa warga, sumber udara yang cukup jauh sehingga menunggu pasang air, serta keterbatasan sinyal komunikasi.
Beruntung, hujan deras yang turun di lokasi membantu proses pemadaman sehingga api berhasil dipadamkan. Saat ini kondisi di lokasi hanya menyisakan asap tipis..
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora SH, SIK memberikan apresiasi atas respon cepat personel di lapangan dalam menangani titik hotspot di wilayah Kecamatan Tempuling.
Menurut Kapolres, kegiatan pembakaran yang dilakukan oleh personel Polsek Tempuling bersama tim gabungan merupakan bentuk kesigapan aparat dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
Kapolres Inhil mengapresiasi langkah cepat personel Polsek Tempuling bersama tim gabungan yang langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendinginan titik hotspot. Upaya ini sangat penting agar api tidak kembali menyala dan meluas sehingga dapat meminimalisir dampak kebakaran lahan,” ujar Kapolres.
Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran yang terjadi di lahan kebun kelapa milik warga tersebut.
Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran. Jika ditemukan adanya unsur kesengajaan, tentu akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Selain itu, Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, mengingat kondisi lahan gambut yang sangat mudah terbakar dan dapat menimbulkan kebakaran yang luas.
Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir,” tutupnya.
Berita Terkait :
- Bupati Rohul Tinjau Pos Pengamanan PSU0
- Bawaslu Sambut Ide KPU Kampar Jemput Bola ke Desa0
- Rekening Nasabah Beberapa Kali Dibobol, Sistem Keamanan Bank Riau Lemah?0
- Bank Riau Kepri Ganti Uang Rp1,3 Miliar Nasabah yang Dibobol, Uang dari Mana?0
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
_Black11.png)









