- Jalan Santai HUT RI ke-81 di Siak, Wabup Syamsurizal Ingatkan Warga Waspadai Karhutla
- Sidang Pleno IV Muktamar ke-35 NU Ricuh, Ketentuan Iddah Politik Tak Berubah
- Legislator Dapil Riau Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
- Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis
- Vendor Security RS Awal Bros Dumai Diduga Tarik Uang Pelicin, Manajemen Sebut Sudah Berganti Vendor
- INPEST Inhu Soroti Dugaan Tipikor, Kades Talang Durian Cacar dan Ketua BPD Bakal Dilaporkan
- IPP Pekanbaru Buka Layanan Hapus Tato Gratis di Senapelan
- Selain Bantu UMKM, Hendry Munief Dorong Pelaku Industri Kembangkan Industri Halal
- Kabut Asap Menurun, PDIP Kuansing Turun ke Jalan Bagikan Masker
- DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset Korupsi: Harus Tegas Hukuman Mati Efek Jera Untuk Koruptor
Prabowo Sebut Wacana Pembentukan Angkatan Siber TNI Ide Bagus

Menhan Prabowo Subianto merespons positif wacana pembentukan Angkatan Siber untuk melengkapi matra TNI.
Jakarta, VokalOnline.Com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto merespons positif wacana pembentukan Angkatan Siber untuk melengkapi matra Angkatan Darat, Laut dan Udara yang sudah ada di TNI saat ini.
"Bagus, bagus," kata Prabowo di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (10/8).
Namun, Prabowo langsung meningggalkan awak media ketika hendak ditanya lebih lanjut soal wacana itu.
"Ide bagus," kata Prabowo lagi.
Sebelumnya, usul pembentukan matra baru Angkatan Siber dicetuskan Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto. Dia berkaca dari Singapura yang sudah memiliki angkatan semacam itu sejak 2022.
"Saya harus menawarkan roadmap-nya apakah Indonesia nanti seperti Singapura punya angkatan siber melengkapi Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara," ucap Andi mengutip Antara, Selasa (8/8).
Singapura mempersiapkan pembentukan angkatan siber selama tujuh tahun. Lalu diresmikan pada Oktober 2022 lalu.
Kebutuhan di sektor pertahanan seiring berkembangnya teknologi yang menjadi faktor pembentukan.
"Mereka punya seragam hijau untuk AD, seragam putih untuk AL, seragam biru AU dan abu-abu untuk Angkatan Digital dan Intelijen," ucap Andi.
Sementara itu, Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono menganggap pembentukan Angkatan Siber memang ideal di tengah kemajuan teknologi.
Namun, dia mengatakan wacana itu membutuhkan kajian yang mendalam. Mulai dari sumber daya manusia hingga nasib satuan hingga badan siber yang ada saat ini.
"Kalau saya melihat ini harus dikaji secara ilmiah," kata Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono usai pelantikan Perwira Remaja TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (9/8).**fit
Berita Terkait :
- Kasus Kelaparan di Papua, Jokowi Perintahkan Benahi Infrastruktur0
- Pimpinan Media Se-Indoneisa Berkumpul di Bali, Rakernas dan HUT Ke-77 SPS0
- Geger Temuan Zat Pemicu Kanker di Situs Nuklir Bawah Tanah AS0
- Gibran Bakal Dampingi Prabowo Hadiri Peringatan Hari Veteran di Solo0
- BAP Saksi: Kode '01' untuk Fee Proyek Rp19,2 Miliar Lukas Enembe0
_Black11.png)









