- Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat, Dodi Nefeldi Masuk Daftar Nominator JMSI Award
- Bhabinkamtibmas Dukung Program Ketahanan Pangan di Desa Lintas Utara
- Sambut Hari Bhayangkara, Polsek Keritang Gotong Royong di Rumah Allah
- Jalan Sungai Rawa Hancur, Warga Jadi Korban Truk ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
- Bupati Bengkalis Menyambut 485 Mahasiswa Peserta Kukerta
- Lacak Kamtibmas Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Libatkan 64 Tim Peserta
- Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu di Kempas
- Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
- Polda Riau Nilai Kampung Bebas Narkoba di Tembilahan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
- Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Rayakan dengan Putaran Gasing dan Tawa Warga
Puja-puji Ratu Belanda untuk Kartu Prakerja

Jakarta, VokalOnline.Com - Ratu Belanda Maxima Zorreguieta Cerruti melontarkan pujian untuk Program Kartu Prakerja milik Indonesia. Utusan Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Inklusi Keuangan itu melontarkan pujian tersebut dalam Forum B20.
Sang Ratu mengatakan Program Kartu Prakerja mengedepankan kemitraan dengan lembaga pelatihan, e-marketplace, portal kerja, dan teknologi finansial untuk melayani jutaan warga.
"Kartu Prakerja berhasil meningkatkan skill, meningkatkan kewirausahaan, atau mencari pekerjaan, sekaligus memberi bantuan sosial langsung via smartphone mereka," kata Ratu Maxima dalam sambutan virtual pada B20 Summit Indonesia 2022 di Bali, Senin (14/11), dikutip dari Antara.
Ratu Maxima menekankan penggunaan pembayaran digital menjadi krusial dalam memberikan bantuan sosial selama pandemi Covid-19. Terlebih, saat ini 76 persen orang dewasa dunia sudah tersentuh inklusi keuangan.
"Dari Jakarta hingga Afrika Timur, jutaan pedagang kecil saat ini melakukan transaksi keuangan melalui gawai pribadi mereka, mengubah kemampuan mereka dalam berinvestasi untuk masa depan yang lebih sejahtera," kata Ratu Maxima.
Tak hanya Indonesia, Ratu Maxima juga mengapresiasi berbagai negara lain yang terus melaksanakan kebijakan untuk mendorong terjadinya inklusi keuangan dan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 melalui platform digital.
"Langkah ini membuat masyarakat rentan memiliki akses ke layanan keuangan sehingga mendorong inklusi finansial untuk seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga mengangkat peran penting Kartu Prakerja sebagai program dengan pendekatan inklusif yang bertujuan untuk reskill, upskill, meningkatkan literasi digital, serta di saat bersamaan mampu meningkatkan inklusi keuangan.
"Untuk beradaptasi dengan dunia kerja masa depan dan menciptakan peluang baru bagi mereka yang terkena dampak disrupsi teknologi dan pandemi, kami telah mengembangkan sistem pendidikan vokasi online melalui Kartu Prakerja," tutur Airlangga.
Program Kartu Prakerja sudah diluncurkan sejak April 2020. Berdasarkan data per November 2022, Kartu Prakerja telah memberi manfaat bagi 16,4 juta warga di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.**syafira
Berita Terkait :
- Ekonomi Jepang Minus 0,3 Persen pada Kuartal III 20230
- Korsel Bakal Bangun Sistem Air Bersih di IKN0
- Crazy Rich Mackenzie Scott Donasi Rp31 T dalam 7 Bulan Terakhir0
- Harga Kripto Bangkit Berjemaah, XRP Melonjak di Atas 10 Persen0
- Utang Luar Negeri RI Turun Jadi US$394,6 M Kuartal III 20220
_Black11.png)









