- Pastikan Situasi Aman Kondusif, Lapas Tembilahan Laksanakan Razia Insidentil Blok Hunian
- Hendry Munief dan Kemenpar Gelar Bimtek Promosi Wisata di Rohil: Latih Gen Z Manfaatkan Media Sosial
- Pemilik Akun Sasa Rasa Mak Dilaporkan ke Polisi, Diduga Cemarkan Nama Baik Bupati Kepulauan Meranti
- FORKI Riau Lepas 11 Karateka ke Kejurnas Bandung, Targetkan Medali dari 11 Kelas
- Wako Dumai Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tekankan Pentingnya Generasi Unggul
- Sikat Pengedar, Selamatkan Pelajar: Polsek Tempuling, Satu Informasi Warga Bisa Hancurkan Narkoba
- Kejari Meranti Bebasakan Tersangka Dalam Kasus Restorative Justice
- Wakapolda Riau Ungkap Jaringan Internasional di Polres Meranti Narkotika Jenis Sabu 27 Kilogram
- Wabup Muzamil Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Bermutu untuk Semua
- Peringatan May Day di Selatpanjang Berlangsung Kondusif, Buruh Deklarasi Dukung Kamtibmas
Putri Bob Tutupoly Bicaranya Kasar Tapi Hatinya Sangat Lembut

Jakarta, VokalOnline.Com - Putri Penyanyi legendaris Bobby Williem Tutupoly yakni Sasha Karina Tutupoly mengenang sosok ayahnya sebagai seorang ayah yang tegas bahkan kasar saat berbicara namun sejatinya berhati lembut.
"Bicaranya kasar tapi hatinya sangat lembut," kata putri tunggal Bob Tutupoly itu sambil meneteskan air mata saat ditemui di di Rumah duka RS Siloam Semanggi, Jakarta Selatan pada Selasa.
Menurut Sasha, meski ayahnya yang populer dengan nama Bob Tutupoly itu memiliki sikap yang tegas dalam mendidik anaknya, namun dia selalu mengajarkan untuk membantu sesama dan dia berharap bisa melaksanakan amanat mendiang sang ayah itu.
"Saya berharap bisa menjaga nama baik beliau dan bisa meneruskan keinginan dia atau melaksanakan keinginan dia untuk menjadi orang baik dan membantu sesama", kata Sasha.
Sasha mengatakan bahwa dirinya kehilangan sosok sang ayah, dia mewakili keluarga menyampaikan ucapan terima kasih atas penghormatan kepada ayahnya.
"Mohon maaf kalau selama ini memang ada perbuatan atau perilaku ayahnya lakukan baik sengaja maupun tidak sengaja yang menyakiti hati masyarakat."
Penyanyi "Mengapa Tiada Maaf" itu disebut memiliki penyakit komplikasi dan stroke. Dia telah menjalani perawatan sejak Desember tahun lalu. Sasha mengatakan yahnya masuk ICU selama satu bulan karena komplikasi penyakit.
"Dari Desember tahun lalu sudah bolak-balik rumah sakit tapi terakhir di akhir Mei Beliau masuk RS Mayapada sampai akhirnya di ICU selama satu bulanicu, Beliau masuk ICU tanggal 9 Juni, dan hari ini pukul 00.03 Papa sudah dinyatakan tidak ada." katanya.
Kondisi pelantun lagu "Widuri" itu sebetulnya sudah membaik, bahkan Sasha dan keluarga hendak membawanya pulang dan diputuskan untuk dilakukan perawatan di rumah.
"Keluarga sudah menyiapkan home care tapi malam kondisi kritis jadinya tidak bisa tertolong lagi," katanya.
Bob Tutupoly meninggalkan satu orang anak dan dua orang cucu.
Rencana pemakaman Bob Tutupoly akan digelar pada hari Kamis di pemakaman umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
"Terima kasih teman teman, mohon jaga jarak jaga kesehatan, doakan kami baik baik kedepannya," kata dia.
Sejumlah kerabat dan sahabat tampak hadir di rumah duka termasuk aktris senior Rina Hasyim.
Bob Tutupoly yang akrab disapa om Bob tersebut meninggal dunia dalam usia yang ke-82 tahun. Dia lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 13 November 1939.
Om Bob adalah seorang penyanyi, pembawa acara, dan aktor Indonesia. Bob Tutupoly pernah membintangi beberapa judul film seperti "Kisah Cinta si Tukang Becak" (1958), "Penasaran" (1977), dan "Sebelah Mata" (2008).
Bob juga terkenal saat membawakan acara "Tembang Kenangan" di stasiun televisi Indosiar, berkat itu ia sukses mendapat Legend Award di Anugerah Musik Indonesia 2015. **Fira
Berita Terkait :
- BCL Akan Duet Bareng Alvin Jo & Ariel NOAH Saat Konser Di Singapura0
- Berpulangnya Sang Pelantun Widuri0
- Polres Kuansing Mengirimkan Team 10 Orang untuk mengikuti Lomba Tari di Polda /Riau0
- Cuplikan Perdana Mencuri Raden Saleh Tampilkan Aksi Menegangkan0
- Sekuel Ghostbusters Afterlife Akan Tayang Jelang Natal 20230
_Black11.png)









