- Jalan Santai HUT RI ke-81 di Siak, Wabup Syamsurizal Ingatkan Warga Waspadai Karhutla
- Sidang Pleno IV Muktamar ke-35 NU Ricuh, Ketentuan Iddah Politik Tak Berubah
- Legislator Dapil Riau Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
- Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis
- Vendor Security RS Awal Bros Dumai Diduga Tarik Uang Pelicin, Manajemen Sebut Sudah Berganti Vendor
- INPEST Inhu Soroti Dugaan Tipikor, Kades Talang Durian Cacar dan Ketua BPD Bakal Dilaporkan
- IPP Pekanbaru Buka Layanan Hapus Tato Gratis di Senapelan
- Selain Bantu UMKM, Hendry Munief Dorong Pelaku Industri Kembangkan Industri Halal
- Kabut Asap Menurun, PDIP Kuansing Turun ke Jalan Bagikan Masker
- DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset Korupsi: Harus Tegas Hukuman Mati Efek Jera Untuk Koruptor
Respons Hasil Survei, PDIP Evaluasi Strategi Pemenangan Ganjar

Merespons hasil elektabilitas capres dari sejumlah lembaga survei baru-baru ini, Ketua DPP PDIP mengatakan akan mengevaluasi strategi pemenangan Ganjar. (Dok. Arsip DPP PDIP)
Jakarta, VokalOnline.Com - Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengaku akan mengevaluasi strategi pemenangan bagi bakal capres partainya, Ganjar Pranowo menyusul hasil sejumlah survei terkait elektabilitas capres yang dirilis baru-baru ini.
"Mencermati survei tentang peta elektoral bakal calon pemilihan Presiden 2024, kami menjadikannya sebagai bahan evaluasi kerja terhadap strategi pemenangan terhadap Ganjar Pranowo," kata Said lewat keterangan tertulis, Senin (21/8).
Salah satunya, Said menyoroti hasil survei yang dirilis lembaga Indikator Politik pada Jumat (18/8) dan Litbang Kompas pada Senin (21/8). Dalam dua survei itu, elektabilitas Ganjar mengungguli dua pesaingnya, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan pada simulasi tiga nama.
Dalam survei Indikator, Ganjar unggul dengan elektabilitas mencapai 35,2 persen. Sedangkan Prabowo di angka 33,2 persen, dan Anies 23,9 persen.
Sementara dalam hasil survei Litbang Kompas, Ganjar unggul tipis dengan elektabilitas mencapai 24,9 persen, Prabowo Subianto 24,6 persen, dan Anies Baswedan 12,7 persen.
Namun, Said menyoroti persentase responden yang belum menentukan pilihan. Dia menyebut pihaknya akan memanfaatkan jumlah pemilih pada ceruk tersebut.
"Apalagi, merujuk data Indikator dan Litbang Kompas di atas, ceruk yang belum menentukan pilihan. Ruang itulah yang akan kami usahakan garap ke depan lebih intensif," kata dia.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto meyakini nama Ganjar kini semakin diterima masyarakat menyusul hasil survei tersebut. Dia mengaku akan terus turun ke bawah dengan menempelkan stiker-stiker di pintu rumah warga.
"Apa yang sudah dilakukan oleh anggota dan kader PDI Perjuangan dengan seluruh kepala daerah dan anggota legislatif dengan menempel stiker Ganjar Pranowo di pintu-pintu rakyat akan semakin intens dilakukan," ucap Hasto, Senin (21/8).
Hasto menambahkan bahwa Ganjar juga akan mulai tancap gas usai masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Tengah akan habis pada 5 September. Dia meyakini rekam jejak Ganjar akan diterima baik masyarakat.
"Setelah itu Ganjar Pranowo dengan stamina tinggi akan semakin masif bergerak," kata dia.(vol/fit)**
Berita Terkait :
- Film Strategis Melestarikan Bahasa Daerah0
- HUT RI, Pesan Bung Karno dan Pemilu 2024 0
- Kapitra Menilai Ada Intrik Politik Dibalik Judicial Review Usia Capres - Cawapres0
- Belum Bubar Demo, Buruh Mulai Rusak Blokade dan Bakar Kayu0
- Prabowo Sebut Wacana Pembentukan Angkatan Siber TNI Ide Bagus0
_Black11.png)









