Breaking News
- Pemkab Siak Pastikan Tak Ada Anak Gagal Sekolah karena Kendala Administrasi
- Pemkab Siak Dorong Wakaf Produktif Lewat Pembangunan Rumah Singgah Kesehatan
- Pemkab Siak Siapkan Solusi bagi Calon Siswa yang Terkendala Dokumen Kependudukan
- Pemkab Siak Gandeng Indomaret, Produk UMKM Kini Tembus Pasar Ritel Modern
- Jalan Sungai Rawa Terus Makan Korban, Masyarakat Desak PT Ekasapta Paramita Energi Bertanggung Jawab
- Polsek GAS Turun ke Rambaian: Bhabin Cek dan Rawat Cabe Rawit Ketahanan Pangan
- Bupati Siak Minta Kafilah Tampilkan Performa Terbaik di MTQ Riau XLIV
- Aipda Andromik Ajari Warga Sungai Iliran Cara Panen Cabe Berkualitas
- Dari Tanah Tuasan untuk Dapur Warga: Bhabinkamtibmas Cek Progres Cabe Rawit
- Polsek GAS Kawal Pangan: Kebun Ubi Desa Kuala Gaung Jadi Perhatian
Riau Perlahan Mulai Bebas dari Covid-19, Ini Buktinya

Pemberian vaksin kepada seorang warga di Pekanbaru. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Virus Corona sepertinya mulai pergi dari Riau. Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 di Riau hingga Senin siang (15/11/2021), tidak ada kasus baru di Bumi Lancang Kuning.
Ini pertama kalinya Covid-19 di Riau tidak ada penambahan sejak virus yang pertama kali ditemukan di China ini menjadi pandemi. Selain itu, juga tidak ada penambahan pasien meninggal dunia karena Virus Corona.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengajak masyarakat tetap mempertahankan ini. Cara ampuhnya masih dengan protokol kesehatan sehingga tidak ada kasus baru lagi.
"Kita patut bersyukur karena ini hasil yang baik, masyarakat tetap memakai masker dan rajin mencuci tangan serta menjaga jarak," kata Mimi.
Kabar baik penanganan Covid-19 di Riau juga dilihat dari bertambahnya pasien sembuh di rumah sakit. Ada sembilan orang terbebas dari virus corona sehingga boleh berkumpul lagi dengan keluarga.
Dengan penambahan ini, persentase pasien yang sembuh berada di angka 96,7 persen. Sementara persentase kasus kematian akibat Covid-19 di Riau mencapai 3 persen.
"Paling tinggi angka persentase kesembuhan nanti 97,8 persen karena angka kematian mencapai 3 persen," sebut Mimi.
Waspadai Varian Baru
Di sisi lain, melandainya kasus Covid-19 di Riau juga dilihat dari meningkatnya pengambilan sampel atau spesimen yang banyak.
"Mencapai 2.845 spesimen, ini menandakan kasus di Riau sudah melandai," kata Mimi.
Mimi menyatakan, melandainya kasus Covid-19 di Riau bukan berarti masyarakat boleh melepaskan masker saat beraktivitas di luar rumah. Pasalnya saat ini ada varian baru dariuar negeri yang harus diwaspadai masuk ke Riau.
Negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura sudah masuk varian baru Delta plus atau AY.42. Varian ini masuk dari negara Eropa sehingga perlu diwaspadai karena Riau sangat dekat dengan Singapura dan Malaysia.
"Di Malaysia dan Singapura sudah terdapat varian baru Delta plus, ini dibawa oleh mahasiswa Malaysia yang pulang dari London, sudah ada kasus varian baru," kata Mimi.
"Begitu juga yang di Singapura juga masuk AY.42 juga mahasiswa yang pulang dari Inggris, jangan sampai di daerah kita masuk varian baru ini," tegas Mimi.***
Berita Terkait :
- Bupati dan Ketua DPRD Diminta Tunda MoU KUA PPAS APBD Kampar0
- Ingat!!! Hingga 28 November Nanti Polisi Gelar Operasi Zebra Lalu Lintas0
- Bank BJB Raih Leadership AA dalam ESG Disclosure Awards0
- BBKSDA Riau Selamatkan Tapir Tanpa Mata Kanan dari Kebun Warga0
- Karyawan PT Tasma Puja Antusias Ikut Vaksinasi0
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
_Black11.png)









