- Pesangon 10 Pekerja Tak Dibayar Usai PHK Sepihak, PT Awal Bros Bumi Pusaka Diduga Kebal Hukum
- Paksa 10 Pekerja Teken Surat Pengunduran Diri, HRD dan Manager SPPBE PT Awal Bros Dilaporkan
- Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
- BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
- Revolusi Keuangan Puskesmas di Inhil, Satu Rekening untuk Banyak Transaksi
- JMSI Riau Targetkan Seluruh Wartawan Anggota Bersertifikat UKW pada 2027
- Minta Masukan atas RUU Daerah Kepulauan, Hendry Munief: Menyesuaikan Kebutuhan Daerah
- Antisipasi Dampak AI pada Industri Pers, Syahrul Aidi Minta DPR Siapkan RUU Regulasi Digital
- VokalOnline ikuti Webinar Merajut Nusantara
- BKSAP DPR RI Dorong Riau Perkuat Kerja Sama dengan Jepang
RSUD Rohul Terus Berbenah Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Direktur RSUD Rokan Hulu Zuldi Afki.
Rokanhulu, VokalOnline.Com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rokan Hulu terus berbenah dengan melengkapi berbagai fasilitas untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Hal ini terlihat bahwa untuk melayani pasien Covid-19 RSUD telah menyediakan sebanyak 132 tempat tidur cadangan dan saat ini sudah 40 persen sudah tersedia.
Direktur RSUD dr Zuldi Afki dikonfirmasi pada Jum'at (11/03/2022) di ruang kerjanya membenarkan Informasi tersebut, di mana persediaan itu diadakan untuk mengantisipasi kalau terjadi lonjakan jumlah pasien positif Covid-19.
Disampaikannya, terkait dengan warga lanjut usia (Lansia) yang beresiko di luar pengetahuan, kalau petugas Puskesmas ragu supaya di bawa ke rumah sakit untuk ditangani dengan baik.
"Jadikanlah RSUD ini sebagai rumah sakit, rujukan di Rohul," ujar Zuldi.
Terkait pasien dengan jenis kelamin laki-laki yang meninggal dunia beberapa hari lalu masuk rumah sakit sejak Kamis (3/2/2022) sekitar pukul 19.00 WIB masuk ke RSUD Rohul, Zuldi menyebut dalam kondisi sesak berat dan demam.
Di mana saat dilakukan rontgen sesuai SOP penanganan pasien Covid-19, hampir seluruh paru-parunya telah memutih sehingga langsung dilakukan tindakan perawatan di ruang Pinere.
"Waktu masuk, pasien saturasinya rendah dan dalam keadaan sesak hebat (ARDS). Pasien juga diketahui mengidap komorbit yaitu penyakit diabetes dan jantung," terang Zuldi.
Kemudian, pasien dilakukan 2 kali pemeriksaan PCR pada tanggal 4 dan 5 Februari dimana hasilnya MD dinyatakan positif Covid-19 dan ditetapkan sebagai pasien probable Varian Omicron.
"Dan untuk memastikan apakah pasien terpapar varian Omicron atau tidak, sampel PCR pasien sudah dikirim ke Jakarta, dimana hasilnya belum keluar," terangnya.
Pasien juga sempat dikonsulkan ke dokter spesialis penyakit dalam dan diberi obat antivirus Favipiravir. Namun, kondisi pasien terus memburuk hingga akhirnya tim dokter memasangkan alat bantu nafas HFNC kepada pasien.
"Namun pada pukul 14.15 WIB, pasien dinyatakan meninggal dunia akibat gagal nafas dan Sepsis," terang Zuldi.
Meski saat ini tidak adalagi Pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Rohul namun pihak RSUD sudah melakukan persiapan terutama mempersiapkan ketersediaan obat-obatan dan oksigen di rumah sakit.
Zuldi berharap dengan pembenahan yang dilakukan ini diharapkan bagi masyarakat yang berobat di RSUD merasa puas dengan pelayanan yang diberikan para petugas. (yus)
Berita Terkait :
- BPKAD Rohul Akan Cairkan Dana Desa Tiga Bulan Sekali0
- Wabup Rohul Buka MTQ Desa Kumango Tambusai0
- Polres Rohul Gelar Operasi KLK 2022 Patuh Prokes0
- Wabup Rohul Minta PPSKS Bina Petani Kelapa Sawit0
- Seluruh DIY untuk Pertama Kali Berstatus PPKM Level 40
_Black11.png)









