- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
- Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
- Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Meranti Beri 135 Teguran
- Sekda Meranti Buka Semarak Bulan Bahasa Sempena Sumpah Pemuda Lestarikan Budaya Melayu
- Karmila Sari Terima Penghargaan Alumni di Peringatan Dies Natalis ke-67 Untar
- Bupati Siak Afni Sandingkan Ketokohan Chadijah Ali dengan Tengku Agung Syarifah Latifah
- Syahrul Aidi Maazat Dorong Hasil Riset Kampus Jadi Acuan Kebijakan Pemerintah
- Sumpah Pemuda 2026 di Tembilahan, Iwan Taruna: Sinergi Pemda dan Pemuda Kunci Inhil Maju
- Sebanyak 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
Rumah Dinas Bupati Kabupaten Indragiri Hilir Ikut Terendam

Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan di meja kerja rumah dinas yang terendam banjir.
PEKANBARU, VokalOnline.Com -Banjir rob atau pasang laut merendam sejumlah kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir. Tidak hanya warga, Bupati Indragiri Hilir HM Wardan juga menjadi korban dari banjir pasang tahunan ini.
Dalam video yang beredar di media sosial, rumah dinas Wardan di Jalan Kesehatan, Kecamatan Tembilahan, terendam air dengan ketinggian melebihi mata kaki orang dewasa.
Wardan memperlihatkan halaman rumah dinasnya digenangi air. Begitu juga dengan ruangan kerja, keluarga dan kamar pribadinya di rumah dinas itu yang tergenang air.
"Sampai kamar bupati juga tergenang," kata Wardan dalam videonya itu.
Keadaan ini membuat Wardan meninggalkan rumah dinasnya untuk sementara atau mengungsi. Wardan mengungsi ke mess milik pemerintah daerah.
"Sekarang mengungsi ke belakang Mes Kedatun," kata Wardan.
Data dirangkum, banjir rob terjadi pada Rabu, 25 Januari 2023. Banjir berlangsung hingga malam dan masih terjadi pada Kamis, 26 Januari 2023, meskipun ketinggiannya sudah surut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indragiri Hilir Yuspik dikonfirmasi menjelaskan, rumah dinas bupati terendam pada Rabu petang. Puluhan rumah warga dan fasilitas umum lainnya juga terdampak.
"Masjid Raya Al-Huda juga terendam," jelas Yuspik.
Yuspik menyebutkan, anggota BPBD saat ini masih di lokasi banjir. Selain itu, petugas juga sedang mendata dan membantu masyarakat yang terendam banjir.
"Nanti dikabarin informasi selanjutnya, masih mendata dan membantu masyarakat," jelasnya.
BPBD menghimbau agar masyarakat yang berada di pesisir untuk waspada. Pasalnya dalam beberapa hari belakangan, pasang laut hingga sampai ke pemukim terjadi di beberapa kecamatan.
Tidak hanya Indragiri Hilir, banjir rob juga mulai melanda Kabupaten Kepulauan Meranti. Banjir rob diperparah dengan curah hujan yang tinggi sehingga air semakin tinggi menggenangi pemukiman masyarakat. (syu)
Berita Terkait :
- Diundang Jadi Narasumber,Tengku Nasri Siapkan Makalah Peran SSQ II Awal Kemerdekaan RI0
- MUI Riau Doa Partai Perindo Menjadi Partai Besar0
- Tinjau Pelabuhan Mengkapan, Gubernur Syamsuar Ingin Bangunan Berciri Khas Melayu0
- Gubri Syamsuar-Bupati Adil Potong Tumpeng Bersama di Kenduri Desa Mantiasa0
- AHY: Jangan Sampai Bacawapres Hambat Koalisi Perubahan 0
_Black11.png)









