- Syahrul Aidi Dukung MUI dan Forkomnas, Minta Pemerintah Konsisten Bela Palestina
- 600 Atlet INKANAS Berlaga di GDR Open Championship 1 Riau, Matangkan Persiapan Menuju Piala Kapolri
- Kasus ISPA di Meranti Capai 6.825 Kasus, Dinkes Minta Warga Waspadai Dampak Kabut Asap
- Cegah Masalah Hukum, Pemkab Meranti dan Kejari Ingatkan Kades Tertib Kelola Dana Desa
- Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
- Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI saat Bimteknas DPP PKS se-Indonesia
- Persiapan Capai 99 Persen, Kejuaraan Karate GDR Championship Siap Digelar di Pekanbaru
- Gus Muhaimin Ungkap Kegelisahan saat Sowan UAS: Perpecahan Umat Tak Hasilkan Apa-Apa
- DPRD Pekanbaru Dukung Pelebaran Jalan HR Subrantas,
- KNARA Adukan PT SBP ke Komnas HAM RI, Dugaan Perusakan Kebun dan Kriminalisasi Petani Disorot
Sampah di TPS Ilegal Diduga Berasal dari Pelaku Usaha
8.jpg)
PEKANBARU, VokalOnline.Com - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru menutup satu Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal di Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani. Penutupan dilakukan sebagai bagian dari upaya penertiban terhadap praktik pembuangan sampah liar di wilayah tersebut.
Kepala DLHK Pekanbaru, Reza Aulia Putra mengatakan penutupan TPS tersebut dilakukan akhir pekan kemarin bersama tim DLHK, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sidomulyo Barat, serta pemuda setempat. Mereka bergotong royong membersihkan tumpukan sampah yang selama ini meresahkan warga.
Dalam proses pembersihan, petugas menemukan indikasi bahwa sampah tersebut berasal dari aktivitas pelaku usaha. Hal ini terlihat dari adanya limbah seperti kotoran hewan hingga bangkai ayam yang bercampur dengan sampah lainnya.
Reza Aulia Putra menegaskan, penutupan TPS ilegal ini merupakan langkah tegas pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, keberadaan TPS liar tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.
”Keberadaan TPS ilegal tidak bisa dibiarkan. Kami akan terus melakukan penindakan terhadap lokasi-lokasi serupa yang masih ditemukan di Kota Pekanbaru,” tegasnya Senin (30/3).(**)
Berita Terkait :
- Kampar Satu-satunya Kabupaten yang Menjadi Pilot Project TP2DD 0
- Bupati Rohul Tinjau Pos Pengamanan PSU0
- Bawaslu Sambut Ide KPU Kampar Jemput Bola ke Desa0
- Rekening Nasabah Beberapa Kali Dibobol, Sistem Keamanan Bank Riau Lemah?0
- Bank Riau Kepri Ganti Uang Rp1,3 Miliar Nasabah yang Dibobol, Uang dari Mana?0
_Black11.png)








