- PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Sukses Amankan Keandalan Listrik Riau Bhayangkara Run 2026
- Bhabinkamtibmas Pengalihan Ajak Warga Kembangkan Budidaya Ikan Untuk Ekonomi Keluarga
- PDC Perkuat Budaya Keselamatan untuk Dukung Operasi yang Andal dan Berkelanjutan
- Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Riau Bhayangkara Run 2026, Gaungkan Green Policing
- Tanam Serempak OPLAH 2025, Siak Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan Nasional
- Dongkrak Omzet UMKM dan Dorong Literasi, PEP Lirik Hadirkan Mitra UMKM dan LILAC dalam AMK Fest 2026
- Dukung Swasembada Pangan Nasional Polsek Merbau Sembang Petani Cabe
- MAN 1 Kepulauan Meranti Terima Perserta Didik,Baru Cerdaskan Anak Bangsa Lewat Program Matamuda
- Disambut Meriah dengan Tradisi Melayu,AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita Resmi Tiba di Kepulauan Meranti
- Bupati Asmar Sambut Kapolres Baru Kepulauan Meranti, Kenang Dedikasi AKBP Aldi Alfa Faroqi
Sampah di TPS Ilegal Diduga Berasal dari Pelaku Usaha
8.jpg)
PEKANBARU, VokalOnline.Com - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru menutup satu Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal di Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani. Penutupan dilakukan sebagai bagian dari upaya penertiban terhadap praktik pembuangan sampah liar di wilayah tersebut.
Kepala DLHK Pekanbaru, Reza Aulia Putra mengatakan penutupan TPS tersebut dilakukan akhir pekan kemarin bersama tim DLHK, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sidomulyo Barat, serta pemuda setempat. Mereka bergotong royong membersihkan tumpukan sampah yang selama ini meresahkan warga.
Dalam proses pembersihan, petugas menemukan indikasi bahwa sampah tersebut berasal dari aktivitas pelaku usaha. Hal ini terlihat dari adanya limbah seperti kotoran hewan hingga bangkai ayam yang bercampur dengan sampah lainnya.
Reza Aulia Putra menegaskan, penutupan TPS ilegal ini merupakan langkah tegas pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, keberadaan TPS liar tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.
”Keberadaan TPS ilegal tidak bisa dibiarkan. Kami akan terus melakukan penindakan terhadap lokasi-lokasi serupa yang masih ditemukan di Kota Pekanbaru,” tegasnya Senin (30/3).(**)
Berita Terkait :
- Kampar Satu-satunya Kabupaten yang Menjadi Pilot Project TP2DD 0
- Bupati Rohul Tinjau Pos Pengamanan PSU0
- Bawaslu Sambut Ide KPU Kampar Jemput Bola ke Desa0
- Rekening Nasabah Beberapa Kali Dibobol, Sistem Keamanan Bank Riau Lemah?0
- Bank Riau Kepri Ganti Uang Rp1,3 Miliar Nasabah yang Dibobol, Uang dari Mana?0
_Black11.png)









