- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
Sawmill Pengolah Kayu Ilegal Bebas Beraktivitas di Kubang
Diduga Dibekingi Oknum Polisi

Kayu olahan sawmill di Desa Kubang yang diduga berasal dari pembalakan hutan lindung di Riau.
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM)-Aktivitas pemotongan kayu (sawmill) diduga hasil ilegal logging atau pembalakan liar masih terjadi di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Salah satunya di Perumahan Kelapa Gading, Desa Kubang.
Sawmill itu diduga milik pria yang panggil Edi Teratak Buluh. Sawmill ini bisa beraktivitas dengan leluasa karena diduga melibatkan seorang oknum polisi di Sabhara Polda Riau berinisial WDD.
Bahkan, oknum berpangkat Ajun Komisaris Polisi atau AKP ini ikut mengantarkan dua truk kayu bermuatan kayu diduga hasil ilegal logging di sawmill tersebut. Kayu itu berjumlah lebih kurang 25 kubik.
Pantauan di lokasi, sawmill itu tertutup dengan rapat. Dari simpang jalan masuk perumahan itu sudah ditutup rapat memakai atap seng.
Biasanya, sawmill mulai beraktivitas pada pukul 07.00 WIB dan selesai pukul 08.00 WIB. Satu persatu truk masuk membawa kayu bulatan hasil ilegal logging di hutan lindung Riau untuk diolah menjadi papan.
Selain papan, ada juga balok sepanjang 4 meter hasil olahan sawmill itu. Semuanya tersusun rapi di dalam sawmill menunggu giliran untuk diangkut keluar, selanjutnya dijual.
Menurut warga sekitar, sudah lama aktivitas sawmill mengolah kayu ilegal logging itu beraktivitas. Tidak ada pernah penggrebekan oleh penegak hukum, termasuk personel Polsek terdekat, yaitu Polsek Siak Hulu.
Warga berharap aktivitas ini dihentikan karena merupakan salah satu kejahatan lingkungan. Pasalnya bahan olahan sawmill berasal dari hutan lindung yang menjaga lingkungan.
"Agar Polda Riau agar menindak lanjuti kegiatan ilegal loging tersebut dan sawmill ini," pinta warga yang tak mau namanya disebutkan.***
Berita Terkait :
- Jaksa Periksa Zulher MS Terkait Penyimpangan Dana di Kamparicom0
- Kampar Turunkan Mobil Vaksinasi, Target 1.750 Orang Perhari0
- Ini Upaya Pemkab Kampar Sejahterakan Masyarakat Dengan Memanfaatkan Gas Alam0
- Bupati Kampar Kembali Bentuk Pos dan Penempatan Mobil Damkar di Kecamatan0
- 10 Tahun Kegemilangan Firdaus-Ayat Bangun Ibu Kota Provinsi Riau0
_Black11.png)









