Senyalur Sembako BAZNAS,Petugas Berjibaku Hantar Bantuan Sisir Lokasi Banjir

Publisher Vol/fit Daerah
11 Okt 2024, 17:53:10 WIB
Senyalur Sembako BAZNAS,Petugas Berjibaku Hantar Bantuan Sisir Lokasi Banjir

Bagansiapiapi, VokalOnline.Com - Petugas penyaluran bantuan sembako dari BAZNAS Kabupaten Rokan Hilir sejak beberapa hari ini bertungkus-lumus menyisir banjir mengantarkan sembako.

Bantuan tersebut diperuntukan bagi warga terdampak banjir.

Guna untuk meringankan beban warga korban banjir yang terkurung dan berada dilokasi banjir.

Kamis,(10/102024) kemaren hingga sore petugas terlihat masih  mengantarkan  sembako dilokasi banjir.

Petugas bidang penyaluran BAZNAS Rohil ini melintasi genangan banjir, dengan kenderaan roda empat dan roda dua. 

Ketua Baznas Kabupaten Rokan Hilir,H Jefrizal SHi.MM,Jumat (12/10/2024)  menyebutkan bahwa Baznas  mengantarkan sembako ke tempat-tempat yang  ditentukan terdampak banjir.

" BAZNAS Rohil komitmen membantu masyarakat,dan petugas dipimpin Kapel Hendriadi Syahputra ,H.Tarnizi dan staff di lapangan, mendampingi Komisioner Baznas," Ucap Ketua BAZNAS Rohil ini.

Pantauan di lapangan saat  pendistribusian logistik sembako dari BAZNAS Rohil terlihat petugas berbasah-basah menembus genangan air untuk sampai ke pemukiman warga.

Sementara itu di lokasi banjir saat ini aktifitas masyarakat terganggu dan selain bertahan di rumah juga ada yang telah mengunsi ke rumah famili mereka.

Misalnya,BAZNAS Rohil menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat Karanganyar Bagan Punak setelah sebelumnya ke Bagan Punak Meranti,Bagan Barat dan Bagan Timur.

Petugas penyaluran BAZNAS Rohil yang dimintai komentarnya menyebutkan mereka bertugas mengantarkan logistik sembako ke lapangan.

" Logistik sembako ini dari toko grosir lansung dibawa ke lokasi,insyaallah tugas ini kami embsn dengan baik, " Ucap Rido,Alang Joe dan H.Tarmizi dan beberapa petugas lainya saat berada di lokasi banjir.

Terkini kondisi dibeberapa titik banjir sudah mulai beransur-ansur surut namun belum signifikan.

Berbeda dengan tahun lalu dimana saat ini warga tidak berani beraktifitas leluasa karena khawatir dengan buaya-buaya sungai yang sering dilihat warga muncul di parit dan genangan air. (Hy)

Berita Terkait :




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    View all comments

    Write a comment