- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Siapa Mohd Suhaimi, yang Bikin KO Mahathir di Pemilu Malaysia?

VokalOnline.Com-- Mohd Suhaimi Abdullah menjadi sorotan usai menang dalam pemilihan umum parlemen Malaysia, mengalahkan eks Perdana Menteri Mahathir Mohamad dengan telak.
Ia berhasil membuat KO Mahathir dalam memperebutkan kursi parlemen Langkawi. Dengan demikian, langkah Mahathir untuk menjadi PM lagi pupus sudah.
Suhaimi memperoleh 13.518 dari 25.463 suara, sedangkan Mahathir hanya 4.556 suara.
Kekalahan ini dianggap menjadi pukulan keras bagi eks PM yang tak terkalahkan sejak terjun ke dunia politik Malaysia pada 53 tahun silam.
Suhaimi pun tak menyangka bisa mengalahkan sang legenda dalam perpolitikan Malaysia itu.
"Bagaimana bisa saya melawan Mahathir seorang legenda, yang bukan saja dihormati di Malaysia, tetapi di seluruh dunia? Jadi, saya betul-betul tak menyangka," kata dia, seperti dikutip media lokal Malaysia, Utusan.
Terlepas dari itu, siapa sebetulnya Mohd Suhaimi Abdullah?
Suhaimi merupakan ketua Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) cabang Kedah. Ia mewakili koalisi Perikatan Nasional (PN) dalam pemilihan parlemen di Langkawi.
Bersatu merupakan partai bentukan Mahathir sebelum ia keluar di tengah gonjang-ganjing politik beberapa tahun lalu.
Sebelum terjun di pemilu kali ini, Suhaimi sudah tak asing di pemerintahan Malaysia. Ia sempat menjadi senator di Majelis Nasional Malaysia mewakili Kedah pada 2017.
Kemudian pada 2020, ia kembali terpilih untuk menduduki kursi yang sama.
Pada 2020 lalu, ia juga berhasil meraih kursi Ketua Tetap dalam pemilihan pemimpin partai Bersatu, demikian diberitakan Sinar Harian.
Selain itu, ia pernah menjabat sebagai ketua Banda Pengurus Bersatu cabang Kedah menggantikan Mukhriz Mahathir.
Ketika itu, Mukhriz diberhentikan dari keanggotaan karena mendukung oposisi di Dewan Rakyat Malaysia.**Syafira
Berita Terkait :
- KTT APEC Rusuh, Polisi Thailand Tembak Peluru Karet Bubarkan Demo0
- PM Jepang Marah Rudal Korut Jatuh di Perairannya0
- Xi Marah ke Trudeau, China Sebut Relasi Bilateral di Tangan Kanada0
- Zelensky usai Salahkan Rusia soal Rudal: Saya Tak Tahu 100 Persen0
- 5 Kontroversi Penceramah Turki Harun Yahya hingga Dibui 8.658 Tahun0
_Black11.png)









