- Kapolres Inhil: Penanganan Karhutla Harus Cepat dan Bersama-Sama
- Pelatihan Jurnalistik Digital, Koneksi Tingkatkan Kompetensi di Era Media Digital
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Resmi Dibuka, 1.050 Karateka Siap Bertanding
- Karmila Sari Buka Pelatihan Massal Kuliner, UMKM Diminta Terus Berinovasi
- BPP KAPMI Resmikan Kantor Baru di Menteng, Kukuhkan Tiga Tokoh Nasional sebagai Pembina
- Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Perbaiki Jalan Desa
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Perebutkan Piala Plt Gubernur, Dibuka Sabtu Besok
- Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
- Rekor Berlanjut: MAN 1 Pekanbaru Jadi Penyumbang Peserta OSN Nasional Terbanyak dari Riau
- Pemko Pekanbaru Perjuangkan Hibah Aset Pemerintah Pusat Jadi Barang Milik Daerah
Zelensky usai Salahkan Rusia soal Rudal: Saya Tak Tahu 100 Persen

VokalOnline.Com-- Setelah sempat ngotot menyalahkan Rusia, kini Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengaku tak tahu pasti mengenai rudal yang menghantam Polandia pada awal pekan ini.
"Saya tidak tahu 100 persen. Saya rasa dunia juga tak tahu 100 persen apa yang terjadi," ujar Zelensky pada Kamis (17/11), seperti dikutip The Washington Post.
Pernyaaan ini terlontar hanya berselang sehari setelah Zelensky mengaku yakin rudal yang menewaskan dua orang di Polandia itu ditembakkan oleh Rusia.
"Saya yakin itu bukan rudal kami. Saya yakin itu rudal Rusia berdasarkan laporan militer kami," ucap Zelensky, sebagaimana dilansir Reuters sehari sebelumnya.
Pilihan Redaksi
Zelensky Ngotot Rudal Rusia Serang Polandia, Minta Data dari Sekutu
Jokowi Beberkan Biden Sempat Mau Pulang saat KTT G20 Bali
Profil Harun Yahya Kritikus Teori Evolusi Darwin Dibui 8.658 Tahun
Sementara itu, sejumlah sekutu Zelensky sendiri, termasuk Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, sudah menyatakan bahwa rudal tersebut belum tentu ditembakkan Rusia.
Seorang pejabat AS mengatakan bahwa rudal tersebut ditembakkan oleh pasukan Ukraina ketika berupaya menghalau serangan Rusia.
Sejak awal insiden terjadi, Polandia sendiri memang sudah menegaskan bahwa mereka belum mengetahui pihak yang menembakkan rudal itu. Namun, mereka menyebut rudal itu diduga buatan Rusia.
Insiden ini menjadi sorotan luas karena Polandia merupakan anggota NATO. Selama ini, Rusia menghindari konfrontasi langsung dengan negara anggota NATO.
NATO memegang prinsip bahwa gempuran terhadap salah satu anggota mereka merupakan serangan kepada blok itu secara keseluruhan.
Dengan demikian, NATO dapat menyerang pihak yang melakukan gempuran. Jika NATO merespons dengan menyerang Rusia, maka perang akan kian luas dan dikhawatirkan dapat memicu perang dunia.
Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, sendiri mengakui bahwa rudal itu belum tentu ditembakkan Rusia. Meski demikian, ia menganggap Rusia tetap menjadi pihak yang patut disalahkan dalam perang ini.
"Ini bukan salah Ukraina. Rusia yang tetap bertanggung jawab karena melanjutkan perang ilegal menyerang Ukraina," katanya.**Syafira
Berita Terkait :
- 5 Kontroversi Penceramah Turki Harun Yahya hingga Dibui 8.658 Tahun0
- Petugas Qatar Intimidasi Jurnalis Denmark Jelang Piala Dunia 20220
- Temu Xi Jinping di G20, Jokowi Tegaskan RI Dukung Reunifikasi China0
- PM Kanada Trudeau Buka Suara usai Terekam Diomeli Xi Jinping di Bali0
- Biden Disebut Akui Rudal Ukraina yang Hantam Polandia0
_Black11.png)









